Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna meminta bentrok anggota Brimob dengan Sabhara Polda Jawa Tengah, tidak dibesar-besarkan. Menurutnya, persoalan itu adalah masalah internal di tubuh Polri."Jadi jangan dibesarkan, ini masalah internal, tapi tetap harus koreksi dan tindak tegas. Jadi masalahnya sepele gara-gara kirim BBM jadi miss komunikasi dan masalah," kata Nanan di Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Jawa Tengah, Kamis (25/7).Menurutnya, anggota yang terlibat bentrok telah dikumpulkan. Mereka mengaku sadar atas apa yang dilakukan dan siap mendapat hukuman."Nanti malam kita sama-sama untuk buka puasa bersama dengan mereka. Ini akan dikembangkan, mereka baru lulus kemarin sore," katanya.Ditanya apa penyerangan yang dilakukan 37 anggota Brimob itu karena jiwa korsa, Nanan menjawab jika korsa adalah positif tapi jika salah diartikan akan bahaya."Kalau saya jiwa korsa berarti anak ajudan lulus dong, tiap hari padahal sama saya. Tidak bisa jiwa korsa negatif kita angkat. Koreksi, tegur dan awasi kami agar betul-betuk bisa tersistem," katanya.
Wakapolri minta bentrok Brimob vs Sabhara tak dibesar-besarkan
Menurutnya, persoalan itu adalah masalah internal di tubuh Polri.
Rekomendasi