SBY ngaku tulis pidato pemakaman Taufiq Kiemas dari dalam hati

SBY bercerita mengenal dekat sosok Taufiq yang kuat dengan prinsipnya.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
SBY ngaku tulis pidato pemakaman Taufiq Kiemas dari dalam hati
Presiden SBY dan Taufiq Kiemas. ©2012 Merdeka.com

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku menulis pidato sendiri saat upacara pemakaman mantan Ketua MPR Taufiq Kiemas di Taman Makam Pahlawan, beberapa waktu lalu. Presiden menulis sendiri karena menilai, banyak kenangan indah bersama almarhum Taufiq Kiemas.Hal itu terungkap saat Presiden SBY memberikan testimoni dalam acara memperingati 40 hari wafatnya Taufiq Kiemas di MPR. SBY bercerita mengenal dekat sosok Taufiq yang kuat dengan prinsipnya."Saya masih ingat ketika almarhum wafat dan saya sebagai kepala negara pimpin pemakaman secara militer. Saya juga sudah berikan pidato saya saat pemakaman," cerita SBY di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (19/7).Menurut SBY, pidato itu dia tulis sendiri karena banyak kenangan indah bersama Taufiq semasa hidup. Sehingga, kata SBY, dia menulis sendiri tengah malam pidato upacara pemakaman Taufiq."Pidato yang saya buat sendiri pada dini hari, sesaat sebelum di makamkannya beliau. Karena, banyak kenangan saya dengan beliau, kata demi kata, kalimat demi kalimat saya tulis sendiri, keluar dari dalam hati saya," kata SBY.Ketua Umum Partai Demokrat ini menuturkan, almarhum Pak Taufiq Kiemas paham betul mana yang namanya prinsip. "Mana yang kita mau bersilaturahim untuk tenggang rasa, saling menyayangi, tujuannya adalah urusan kenegaraan, urusan kebangsaan," imbuhnya.Selanjutnya, kata dia, beliau adalah seorang konsiliator yang luar biasa, politik itu memang saling berjarak. "Persahabatan saya dengan Pak Taufiq Kiemas, sejak tahun 2005, kami sering berdiskusi menyangkut politik itu. Mengapa harus berjarak," tandasnya.

Rekomendasi