Gara-gara flu burung, Indonesia sempat terancam diembargo

"Saya sempat usir Dirut dan petinggi WHO dari Indonesia, gara-gara laporan palsu soal penyebaran flu burung," ujar Siti.

Aryo Putranto Saptohutomo
Gara-gara flu burung, Indonesia sempat terancam diembargo
Mantan Menkes Siti Fadilah Supari. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Siti Fadilah Supari, mengatakan Indonesia sempat terancam diembargo gara-gara merebaknya wabah flu burung. Bahkan, menurut mantan Menteri Kesehatan itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hampir berangkat ke forum Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk melobi agar rencana embargo itu tidak terjadi."Memang pada 2006 Indonesia sempat mau diembargo. Karena jumlah korban tewas akibat flu burung tertinggi di dunia. Presiden SBY sempat bilang, 'Apa perlu saya ke PBB?' Tetapi saya bilang tidak perlu, akan saya tangani dulu," kata Siti saat bersaksi dalam persidangan terdakwa Ratna Dewi Umar, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (8/7).Lantas menurut Siti, akibat laporan palsu menggemparkan dunia, yakni di Indonesia sudah terjadi penyebaran flu burung antar manusia, dia sempat mengusir para petinggi Organisasi Kesehatan Internasional (WHO)."Saya sempat usir Direktur Utama dan petinggi WHO dari Indonesia, gara-gara laporan palsu soal penyebaran flu burung antar manusia di Tanah Karo, Sumatera Utara," ujar Siti.Siti menjelaskan, sampai saat ini status Kejadian Luar Biasa (KLB) flu burung belum dicabut. Lantas, Hakim Made Hendra kembali bertanya, apakah kondisi itu bakal menyebabkan penunjukan langsung jika ada lagi proyek pengadaan alat kesehatan."Saya tidak tahu yang mulia karena saya bukan menteri lagi," lanjut Siti.

\r\n
Rekomendasi