Menag janji dirikan madrasah di kampung Tasripin

Suryadharma berharap tak ada lagi anak-anak yang mengalami nasib seperti Tasripin.

Ramadhian Fadillah
Oleh Ramadhian Fadillah - Reporter
Menag janji dirikan madrasah di kampung Tasripin
Tasripin dan adik-adiknya. ©2013 Merdeka.com

Menteri Agama Suryadharma Ali terkejut mendengar penjelasan kurangnya sarana pendidikan di kampung Tasripin. Di Dusun Pesawahan, Desa Gunung Lurah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, Jateng, belum ada sarana pendidikan yang memadai.Tasripin (12) menjadi pusat perhatian karena merawat tiga adiknya. Dalam kemiskinan dia ditinggal mati ibunya, sementara sang ayah pergi merantau ke Kalimantan. Seorang diri Tasripin merawat ketiga adiknya, Dandi (7), Riyanti (6), dan Daryo (5).Menurut Suryadharma, pihaknya telah menerjunkan staf untuk melihat kondisi desa Tasripin. Dia berencana akan membangun madrasah, tentu areal lahannya harus diperluas sampai 2.000 meter persegi, dengan 12 lokal untuk madrasah aliyah, tsanawiyah dan ibtidaiyah. Suryadharma berharap bulan Juni mendatang madrasah sudah mulai dibangun."Madrasah itu bersatus negeri sehingga ke depan dari segi pembiayaan baik untuk guru dan perawatan gedung tak mengalami kesulitan. Dengan cara itu, tentu pendidikan di sana bisa berkelanjutan dan bila perlu anak-anaknya pun diberi beasiswa," kata politikus PPP itu.Di desa itu ada 97 kepala keluarga (KK) atau 317 jiwa dengan 26 anak tak sekolah. Menag berharap tak ada lagi anak-anak seperti Tasripin.

Rekomendasi