4 Mantan jenderal yang jadi politikus PDIP protes ke Mabes TNI

Empat jenderal purnawirawan itu meminta pertanggungjawaban Panglima TNI terhadap anggotanya yang mengacau di DPP PDIP.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
4 Mantan jenderal yang jadi politikus PDIP protes ke Mabes TNI
Kantor DPP PDIP. muhammad sholeh.©2013 Merdeka.com

Empat jenderal purnawirawan yang juga politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendatangi Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur. Mereka menyampaikan nota protes dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, terkait kasus penganiayaan di kantor DPP PDIP Lenteng Agung oleh sejumlah anggota TNI.

Empat jenderal purnawirawan itu adalah Mayjen Pol (Purn) Sidarto Danusubroto, Letjen Pol (Purn) Muhammad Nurdin, Mayjen TNI (Purn) Tri Tamtomo, dan Mayjen TNI (Purn) Adang Ruchiatna.

Keempat jenderal itu bersama Wasekjen PDIP Achmad Basarah diterima Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, KASAD Jenderal Pramono Edhie Wibowo, Kasum TNI Marsdya Daryatmo, dan Kadispen TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul.

"Nota protes tersebut kami sampaikan karena tindakan oknum-oknum TNI AD tersebut telah melanggar juridiksi partai dan mengganggu kewibawaan partai," kata Ahmad Basarah dalam siaran pers yang diterima merdeka.com, Kamis (25/4).

PDIP meminta pimpinan TNI untuk mengambil sikap tegas sesuai hukum yang berlaku, terkait tindakan anggota TNI AD tersebut.

"Sikap protes kami lakukan juga sebagai salah bentuk koreksi terhadap pembinaan personel di jajaran TNI, dan hal itu kami lakukan juga karena rasa cinta kami terhadap institusi TNI yang harus kita jaga bersama kewibawaannya di mata masyarakat, baik dalam maupun luar negeri," ujar Basarah.

Menanggapi protes PDIP, Laksamana TNI Agus menyatakan akan meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap anggotanya.

Rekomendasi