SBY diminta perhatikan umat Khonghucu di Indonesia

Presiden SBY menghadiri perayaan tahun baru Imlek Nasional 2013 yang diadakan di JCC, Senayan.

Yulistyo Pratomo
Oleh Yulistyo Pratomo - Reporter
SBY diminta perhatikan umat Khonghucu di Indonesia
Presiden SBY. cahyo/presidensby.info

Umat agama Konghucu di Indonesia mengucapkan terima kasih kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY dalam menjalankan ibadahnya sehari-hari. Meski demikian, mereka meminta agar SBY memberikan perhatian kembali karena masih ada beberapa kesulitan yang dihadapi di sejumlah daerah.Presiden SBY menghadiri perayaan tahun baru Imlek Nasional 2013 yang diadakan di JCC, Senayan, Jakarta. Dalam perayaan tersebut, umat agama Khonghucu mengucapkan terima kasih kepada SBY dan meminta SBY untuk lebih memperhatikan umat Khonghucu."Kendala-kendala dalam pelajaran agama Khonghucu di sekolah-sekolah terutama di daerah. Semoga Bapak Presiden memahami masalah ini," kata Ketua Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) Wanse Wawan Wiratna di dalam sambutannya di perayaan tahun baru Imlek Nasional 2564 di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa (19/2).Meski demikian, Wawan mengakui ada SBY telah memberikan tempat bagi umat agama Konghucu di Indonesia. Salah satunya dengan mencantumkan agamanya dalam Kartu Tanda Penduduk."Dalam masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah ditetapkan peraturan yang pada intinya umat Khonguchu boleh mencantumkan agamanya di KTP," tandas Wawan.Perayaan Imlek tahun ini mengangkat tema 'Rasa Malu Besar Artinya Bagi Manusia'. Perayaan Imlek ini merupakan perayaan yang ke 14 kali-nya dilaksanakan secara terbuka.Turut hadir dalam acara tersebut Wapres Boediono, Kapolri Jenderal Timur Pradopo, Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, Mendikbud M Nuh, Ketua DPR Marzuki Alie dan pejabat negara lainnya.

Rekomendasi