Produsen Planetaria 56 bantah produksi bakso campur babi

Menurut Hendrik, ada penyuplai yang mencoba memasukan daging babi ke dalam bahan olahan baksonya.

Al Amin
Oleh Al Amin - Reporter
Produsen Planetaria 56 bantah produksi bakso campur babi
Bakso daging babi berlabel halal MUI. ©2012 Merdeka.com

Produsen bakso kemasan Planetaria 56 yang diproduksi oleh PD Usaha Food, yang beralamat di Serpong, Tanggerang membantah jika bakso yang diproduksinya mengandung daging babi. Justru mereka menuding, ada pihak yang berusaha membuat buruk nama produk yang sudah berusia lebih dari 10 tahun tersebut."Saya melihat di sini, ada indikasi persaingan bisnis. Saya bisa jamin kalau bakso yang kita produksi pakai daging sapi," kata pemilik PD Usaha Food Hendrik Wijaya, saat dihubungi merdeka.com, Jumat (14/12).Hendrik mengatakan, dari tiga penyuplai daging ke perusahaannya, ada penyuplai yang mencoba memasukan daging babi atau celeng (babi hutan) ke dalam bahan olahan baksonya."Mungkin penyuplai yang diperiksa jika ada suplier yang menyuplai daging babi ke kita, ada kemungkinan jatuhin nama kita. Mungkin ada orang yang nakal. Merek bakso kita kan sudah terkenal," ujarnya.Lebih lanjut dirinya menyatakan keheranan kepada pihak yang berwenang menangani kasus ini. Sejak marak pemberitaan tentang terdapatnya daging babi ke dalam bakso, tidak sekali pun pihak Sudin dan Polisi yang melakukan sidak ke pabriknya.Dengan tegas, Hendrik menantang Sudin Peternakan dan Perikanan dan pihak kepolisian untuk datang ke pabriknya di daerah Tanggerang untuk melihat secara langsung proses pembuatan bakso Planetaria 56."Kenapa yang disidak justru pedagang-pedagang di pasar. Kenapa tidak sidak langsung ke pabrik kita langsung,".Tentang pelabelan halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) bisa membuktikan kalau dirinya sudah memiliki surat sertifikat halal.Diberitakan sebelumnya, tiga dari empat pedagang bakso di Pasar Puri dan Pasar Tomang Barat yang menjual bakso merek Planetaria 56, setelah diperiksa UPT Laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner (Labkesmavet) positif mengandung daging babi.

Rekomendasi