Aliran dana Hambalang diduga mengalir ke Anas Urbaningrum

Busyro pun tak menampik jika petunjuk-petunjuk dari keterangan yang telah diperiksa mengarah ke Anas.

Putri Artika R
Oleh Putri Artika R - Reporter
Aliran dana Hambalang diduga mengalir ke Anas Urbaningrum
Aliran dana Hambalang diduga mengalir ke Anas Urbaningrum

Penyelidikan baru kasus Hambalang oleh KPK difokuskan pada aliran dana dari proyek pusat sarana olahraga tersebut. KPK menduga ada aliran dana dari proyek senilai Rp 2,5 triliun itu ke kongres pemenangan Anas Urbaningrum untuk menjadi Ketua Umum Partai Demokrat saat itu.KPK pun memeriksa beberapa orang terdekat Anas Urbaningrum. Di antaranya, Sopir Anas Riyadi, staf ahli Nuril Anwar dan Ketua DPP Demokrat Umar Arsal. Menurut keterangan Umar dirinya mengaku memang dia yang bertanggung jawab dalam pemenangan Anas untuk wilayah Sulawesi. Saat itu, lanjut dia, memang ada bagi-bagi 'uang transport' kepada para DPC-DPC diseluruh wilayah.Terkait pernyataan tersebut, Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas mengatakan pihaknya tengah mengumpulkan petunjuk-petunjuk yang masih akan dikembangkan. Menurut Busyro jika nanti ada perkembangan, maka Anas kemungkinan akan dipanggil guna kepentingan penyelidikan baru ini."Kalau nanti dari pengembangan ini ada kepentingan penyelidikan lebih detail lagi dan untuk itu Anas perlu dipanggil, ya akan kami panggil lagi," ujar Busyro, di KPK, Kamis (4/10).Menurut Busyro, pihaknya tengah mendalami keterlibatan pihak-pihak terkait aliran dana ini. Busyro pun tak menampik jika petunjuk-petunjuk dari keterangan yang telah diperiksa mengarah ke Anas."Berdasarkan petunjuk-petunjuk atau pernyataan-pernyataan yang ada memang seperti itu (mengarah ke Anas). Tapi petunjuk belum bisa disimpulkan sebagai bukti. Harus disaturangkaikan dengan bukti-bukti lain," ujar Busyro.Busyro menambahkan hal itulah yang akan pihaknya dalami saat ini.

Rekomendasi