KRI Klewang-625 jenis Trimaran terbakar di Pangkalan TNI AL Banyuwangi sekitar pukul 15.15 WIB. Meski tidak ada korban jiwa, insiden itu membuat seorang pekerja dan satu anggota TNI AL terluka.Korban luka itu adalah pekerja perusahaan pembuat KRI Klewang-625, PT Lundin Industri Invest. Saat terjadi kebakaran, dia bersama beberapa pekerja lain, sekitar 70 orang lebih, sedang bekerja di atas kapal yang sedang melakukan uji coba berlayar ke selat Bali.Namun, informasi ini dibantah oleh pihak PT Lundin Industri Invest. "Semua selamat tidak ada yang terluka, hari Senin besok akan kami beritahu semuanya," kata Direktur PT Lundin Industri Invest, Lisa ketika konfirmasi, Jumat (28/9) malam.Kepala Dinas Penerangan Koarmatim, Letkol Laut Yayan Sugiana juga membantah kaber anak buahnya terluka. Dia mengaku belum menerima informasi terkait kabar seorang anggota TNI AL terluka dan dirawat di Rumah Sakit Islam Banyuwangi."Saya belum menerima kabar tersebut. Nanti, pasti kita kabari kalau ada informasi terbaru," katanya singkat.Informasi yang dihimpun merdeka.com, seorang anggota yang terluka itu Komandan Satgas TNI AL, Kolonel Heru Sriyanto.Seperti diberitakan sebelumnya, KRI Klewang-625 terbakar di Pangkalan TNI AL Banyuwangi, sekitar pukul 15.15 WIB. Akibat kebakaran itu, bodi kapal perang jenis Trimaran tersebut terbelah menjadi dua bagian.
Dua orang dikabarkan terluka dalam kebakaran KRI Klewang
Informasi yang dihimpun, seorang anggota yang terluka itu Komandan Satgas TNI AL, Kolonel Heru Sriyanto.
Advertisement
Rekomendasi