Pasalnya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengusulkan tenda khusus untuk Presiden SBY senilai Rp 15 miliar. BNPB pun diminta untuk terbuka mengenai tenda tersebut, dalam hal ini termasuk spesifikasi tenda super mahal itu."Pembelian tenda yang dimaksud, dalam keterangan BNPB mengakui bahwa itu adalah inisiatif dari BNPB. Kalau saya melihat anggaran Rp 15 milliar itu harus dirinci oleh BNPB dalam rangka keterbukaan penggunaan anggaran kepada publik," kata anggota Komisi VIII DPR Ingrid Kansil saat berbincang dengan merdeka.com, Jakarta, Jumat (14/9).Perincian penggunaan anggaran, menurut Ingrid, adalah hal yang penting. Dia meminta BNPB supaya transparan dan buka-bukaan."Supaya tidak ada salah persepsi dan masyarakat memahami seberapa besar urgensi pembelian tenda," tegas Ingrid.Diketahui, BNPB membenarkan rencana pembelian tenda VIP untuk presiden SBY sebesar Rp 15 miliar. Menurut Kepala BNPB Syamsul Maarif, pengajuan anggaran dalam realokasi RAPBN 2012 itu karena kebutuhan tenda itu sangat mendesak."Ya kalau kebutuhan itu sebenarnya urgen, tapi bukan berarti mengabaikan kebutuhan lainnya," kata Syamsul Maarif di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (13/9).
BNPB diminta buka-bukaan soal tenda untuk SBY
"Supaya tidak ada salah persepsi dan masyarakat memahami seberapa besar urgensi pembelian tenda," tegas Ingrid.
Rekomendasi