Flu Singapura menyerang empat bocah di Bekasi

Gejala yang timbul adalah noda atau spot bintik merah pada beberapa bagian tubuh terutama kaki, tangan dan mulut.

Pramirvan Datu Aprillatu
Flu Singapura menyerang empat bocah di Bekasi
korban flu singapura. merdeka.com/Pramirvan Datu Aprillatu

Penyakit flu Singapura kembali menyerang balita dan tiga anak kecil di wilayah Bekasi. Hingga kini total sudah empat anak yang menderita flu Singapura atau yang biasa juga disebut infeksi Kaki Tangan dan Mulut (KTM).Dengan gejala yang dialami beberapa anak tersebut semuanya mengalami indikasi yang sama, munculnya noda atau spot bintik merah pada beberapa bagian tubuh terutama kaki, tangan dan mulut. Apalagi dari mereka juga mengalami demam tinggi.Lena Novianty ibu dari Clarinet (1) menjelaskan, awalnya dia mengira dengan munculnya bintik merah dan gejala panas yang tinggi sekitar 40 derajat celcius anaknya terkena gejala demam berdarah."Saya panik, anaknya jadi rewel, suka nangis, sama panas tinggi, dicek badannya sampai 40 derajat celcius," ujarnya.Lena menambahkan hingga anaknya dilarikan ke rumah sakit khusus anak, dokter menyatakan anaknya terkena virus, dengan catatan virus Hand Foot Mouth Disease (HFMD) atau Penyakit Tangan Kaki Mulut (PTKM).Sebelum Clarinet beberapa balita yang terkena flu Singapura di Bekasi adalah Alma (2), Evelyn (7), dan Keke (3).

Rekomendasi