Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) malam ini menggeledah sejumlah ruangan di DPRD Riau. Penggeledahan terkait dugaan pembahasan Perda penyelenggaran PON tahun 2012 di Riau.Penggeledahan mulai dilakukan pada pukul 14.00 WIB. Ruangan pertama yang digeledah adalah Badan Legislasi (Banleg). Di ruangan itu, penyidik KPK memeriksa arsip selama dua jam.Setelah itu, KPK memeriksa ruangan Fraksi Gabungan. Ruangan itu berada di sebelah ruang Banleg. KPK memeriksa ruangan Fraksi Gabungan karena merupakan tempat kerja tersangka Muhamad Dunir. Politikus PKB itu adalah ketua Pansus yang merivisi Perda Nomor 6 tentang penambahan dana venue lapangan tembak.Tidak hanya kedua ruangan itu, KPK juga memeriksa ruangan Fraksi Golar. Di ruangan itu, KPK memeriksa ruang kerja Muhammad Faisal Aswin yang kini statusnya tersangka.Ruangan Risalah juga menjadi sasaran penggeledahan. Ruangan ini dianggap penting karena merupakan penyimpanan arsip hasil keputusan rapat di DPRD.Tidak ada komentar dari para penyidik KPK itu. Saat dikonfirmasi mengenai penggeledahan, salah satu anggota KPK hanya tersenyum. Selama proses penggeledahan, penyidik KPK tampak santai dan tetap membolehkan para PNS bekerja. KPK mulai menyelidiki kasus venue lapangan tempak karena dianggap adanya penggelembungan dana venue berdasarkan Perda nomor 6 tahun 2010 yang sudah dianggarkan Rp 44 miliar.Setelah tahun 2012, masing-masing fraksi menyetujui penambahan dana yang diajukan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) saat itu. Beberapa fraksi menyetujui penambahan Rp 9 miliar. Belakangan di bentuk pansus revisi Perda nomor 6. Tiba-tiba pada Selasa sore tim Pansus 20 orang menyetujui anggaran menjadi 19 miliar. Dugaan penggelembungan inilah KPK menyakini ada titipan dari Dispora dan PT milik BUMN.Sebagai ucapan terima kasih karena revisi telah diloloskan, maka staf Dispora dan satu karyawan PT BUMN menitipkan uang Rp 900 juta kepada Muhammad Faisal Aswan. Dari tangan anggota DPR itu, KPK menyita Rp 900 juta yang akan dibagikan kepada tim Pansus.
KPK geledah Gedung DPRD Riau
Penggeledahan mulai dilakukan pada pukul 14.00 WIB. Ruangan pertama yang digeledah adalah Banleg.
Rekomendasi