Warga jarah oli di gudang yang terbakar

"Tadi pagi saya dapat 80 botol oli Yamalube," ujar Rudi, salah seorang warga di lokasi kejadian.

Laurel Benny Saron Silalahi
Warga jarah oli di gudang yang terbakar
Gudang oli yang terbakar. Merdeka.com/Laurel Benny

Puluhan warga sejak pagi tadi mendatangi gudang oli yang terbakar di kawasan Muara Karang, Penjaringan, Jakarta Utara. Warga juga sempat menjarah botol oli yang berada di dalam gudang.Puluhan orang tersebut hingga saat ini masih mengerumuni gudang oli yang sudah luluh lantah dilalap si jago merah dua hari ini. Bahkan sejak pagi puluhan warga sudah mengambil ratusan botol oli merk terkenal itu."Tadi pagi saya dapat 80 botol oli Yamalube," ujar Rudi, salah seorang warga di lokasi kejadian, Sabtu (24/3).Menurut Rudi, ketika di salah satu sudut gudang tersebut terbakar, beberapa orang justru mengambil botol oli yang masih utuh. Hal ini membuat warga lainnya ikut melakukan hal yang sama.Namun saat ini hal tersebut sudah tidak lagi dilakukan warga. Mereka dilarang mengambil oli tersebut oleh petugas pemadam kebakaran.penjarahan ini dilakukan karena sejak terbakar Kamis sore tidak ada petugas atau pihak pemilik gudang di lokasi. Karena merasa tidak ada yang memiliki, warga pun mengambil oli-oli yang belum terbakar.Warga juga mengambil oli yang berceceran di sekitar gudang. Saat ini, jalan dan selokan di dekat gudang tersebut dipenuhi oli.Beberapa orang mengambil oli dengan cara mencelupkan kian ke dalam selokan, lalu kain tersebut diperas dan dimasukan ke dalam jeriken. Oli perasan dari selokan tersebut lalu di jual oleh warga.

Rekomendasi