Untuk mengantisipasi atau mempersempit ruang gerak kejahatan jajaran Polda Jatim menggelar anti premanisme. Operasi tersebut akan dilangsungkan selama 10 hari. "Kapolda Jatim, Irjen Pol Hadiatmoko memerintahkan operasi anti premanisme mulai sore ini. Itu operasi rutin yang ditingkatkan," ujar Karo Ops Polda Jatim Kombes Pol Abdul Ghofur, Jumat (2/3).Sasaran operasi rutin yang digelar selama 10 hari ini, adalah tempat-tempat rawan yang lokasinya sudah diketahui jajaran kewilayahan. Untuk kondisi Jatim sendiri, menurut dia, secara umum, wilayah Jatim tergolong kondusif, karena kejahatan jalanan pada tahun 2011 tercatat hanya 49 kasus dengan 64 tersangka. "Jumlah itu pun cenderung menurun dibandingkan dengan tahun lalu (tahun 2010)," ujarnya.Premanisme di Jatim tidak sama dengan premanisme yang selama ini terjadi di Jakarta. "Jatim kondusif, karena preman yang ada sifatnya individual dan berani, tapi bukan seperti John Kei di Jakarta," kata dia yakin.Namun pihak kepolisian tetap bertindak sesuai dengan ada-tidaknya pelanggaran. "Kalau tidak ada pelanggaran hukum, tentu kami tidak dapat menindak seseorang," lanjut perwira dengan tiga melati di pundak ini.Sementara itu, di waktu yang sama, Kapolda Jatim Irjen Pol Hadiatmoko menggelar inspeksi mendadak (sidak) kesatuan di jajaran Polda Jatim, guna mengecek kesiagaan anak buahnya, serta kondisi peralatan yang ada. Selanjutnya, dia mengikuti telekonferens dengan Kapolri terkait situasi Kamtibmas sejumlah Polda di tanah air di Mabes Polri.
Polda Jatim gelar operasi anti premanisme
Premanisme di Jatim tidak sama Jakarta. Preman di Jatim sifatnya individual dan berani, bukan seperti John Kei
Rekomendasi