Mendengar kabar kecelakaan, sejumlah orangtua murid Perguruan Buddhis Bodhicitta mendatangi sekolah tersebut. Mereka ingin memastikan anaknya tidak menjadi korban insiden guru tabrak murid di lapangan sekolah itu.Pantauan merdeka.com di lingkungan sekolah, Jl Selam I, Mandala, Medan, Jumat (2/3), beberapa orangtua murid langsung melihat daftar nama korban yang ditempelkan pihak sekolah di papan pengumuman. Beberapa merasa lega karena nama anaknya tidak ada dalam daftar. Begitu menjumpai anaknya, beberapa orangtua langsung memeluk sang buah hati.Ricardo Siahaan, salah satu orangtua murid, mengatakan ia datang karena mendapat kabar kecelakaan. Beruntung, anak Ricardo yang duduk di kelas I tidak menjadi korban.Kepada wartawan, Ricardo menduga kecelakaan terjadi karena lapangan tempat olahraga siswa juga dijadikan tempat parkir guru dan pegawai sekolah. Terlebih mobil penjemput murid juga kerap ke luar masuk lapangan."Pihak sekolah sudah diingatkan, namun tidak digubris," kata Ricardo dengan nada tinggi."Siapa pun korbannya, pihak sekolah harus tanggung jawab," cetusnya.
Dengar ada kecelakaan, orangtua cari anak di sekolah
Beberapa orangtua murid langsung melihat daftar nama korban yang ditempelkan pihak sekolah di papan pengumuman.
Rekomendasi