Ratusan korban penipuan Abu Tours di Yogyakarta lapor polisi
Merdeka.com - 381 calon jemaah umrah yang menggunakan jasa travel Abu Tours di Yogyakarta melaporkan ke Polda DIY, Kamis (12/4). Para jemaah ini melaporkan pemilik Abu Tours karena dugaan menipu dan menggelapkan dana para korban.
Kuasa hukum jemaah Abu Tours, Tito Hadi Priyatna mengatakan ada 381 orang yang melaporkan kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang ini ke polisi. Para jemaah ini menggunakan jasa Abu Tours untuk berangkat umrah dan haji.
"Ratusan jemaah tersebut merupakan calon jemaah umrah, haji dan haji plus. Jemaah umrah yang mendaftar di kantor cabang Abu Tours Yogya pada tahun 2017 dijanjikan akan diberangkatkan tahun ini," ujar Tito saat melapor ke SPKT Polda DIY, Kamis (12/4).
Tito menceritakan sebelumnya, para jemaah ini pernah mengadu ke Ombudsman DIY. Tujuannya untuk meminta dimediasi dengan pihak Abu Tours.
"Mediasi tapi tidak ada hasilnya. Pimpinan Abu Tours Yogya tidak bisa hadir, dari pusat juga. Hanya diwakili pimpinan Abu Tours Semarang, tapi tidak bisa memberikan kebijakan karena tidak berwenang. Jadi upaya kita ke proses hukum ini," jelas Tito.
Tito menjabarkan tuntutan para jemaah kepada Abu Tours adalah uang yang disetorkan jemaah harus bisa segera dikembalikan. Para jemaah juga ada yang meminta kalau memungkinkan tetap diberangkatkan ibadah umrah maupun haji.
"Nanti hasilnya seperti apa, kita tunggu Kepolisian melakukan proses hukum," tutup Tito.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya