Rano Karno Ingatkan Organisasi Pemuda: Jaga Fasilitas Umum Saat Demo, Kerusakan Picu Macet Horor Jakarta!

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meminta organisasi kepemudaan untuk jaga fasilitas umum saat demo, menyusul kerusakan yang memicu kemacetan parah dan kerugian pajak rakyat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Rano Karno Ingatkan Organisasi Pemuda: Jaga Fasilitas Umum Saat Demo, Kerusakan Picu Macet Horor Jakarta!
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meminta organisasi kepemudaan untuk jaga fasilitas umum saat demo, menyusul kerusakan yang memicu kemacetan parah dan kerugian pajak rakyat. (Merdeka.com)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno secara tegas mengingatkan organisasi kepemudaan untuk menjaga fasilitas umum. Imbauan ini disampaikan saat mereka melakukan aksi demonstrasi di wilayah ibu kota. Ia menekankan pentingnya melindungi infrastruktur kota dari kerusakan yang tidak perlu.

Pernyataan tersebut disampaikan Rano Karno dalam acara Rapat Pimpinan Paripurna Daerah (Rapimpurda) Organisasi Kepemudaan. Acara penting ini berlangsung di Jakarta Pusat pada hari Sabtu, 27 September. Pesan ini muncul sebagai respons atas insiden perusakan fasilitas publik yang terjadi sebelumnya.

Insiden perusakan fasilitas umum terjadi pada akhir Agustus 2025 lalu saat unjuk rasa. Rano Karno mengajak seluruh organisasi kepemudaan untuk bahu-membahu. Tujuannya adalah melindungi fasilitas umum dari tindakan vandalisme oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dampak Kerusakan Fasilitas Umum: Macet Horor dan Kerugian Pajak

Rano Karno menyoroti dampak serius dari perusakan fasilitas umum yang terjadi. Pembakaran sejumlah fasilitas, seperti gerbang tol, berimbas langsung pada kemacetan parah. Kondisi ini dirasakan masyarakat Jakarta selama beberapa hari setelah insiden.

Menurutnya, pintu tol yang rusak memerlukan waktu perbaikan yang cukup lama. Akibatnya, kendaraan roda empat terpaksa melewati jalur reguler. Hal inilah yang kemudian menyebabkan kemacetan luar biasa di berbagai ruas jalan.

Rano Karno secara eksplisit menyatakan, "Banyak akibat yang telah kita rasakan sendiri dengan kemarin kehancuran fasilitas umum yang ada di Jakarta. Kemarin terjadi yang dikatakan kemacetan horor, karena untuk membenahi pintu tol saja, membutuhkan waktu barangkali lebih dua bulan. Tapi perbaikan harus dilakukan." Pernyataan ini menegaskan betapa krusialnya upaya menjaga fasilitas umum.

Kerusakan ini tidak hanya berdampak pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga menimbulkan kerugian finansial. Biaya perbaikan fasilitas yang rusak pada akhirnya akan ditanggung dari pajak rakyat. Oleh karena itu, penting untuk selalu jaga fasilitas umum.

Pentingnya Menjaga Fasilitas Publik: Tanggung Jawab Bersama

Fasilitas umum merupakan aset vital yang dibangun dari pajak rakyat. Oleh karena itu, Rano Karno menekankan bahwa menjaga fasilitas umum adalah tanggung jawab bersama. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya organisasi kepemudaan, untuk memiliki kesadaran tinggi.

Wakil Gubernur DKI Jakarta ini secara khusus mengajak organisasi kepemudaan di Jakarta untuk bahu-membahu. Mereka diminta bekerja sama dengan pemerintah. Tujuannya adalah melindungi fasilitas umum dari tindakan vandalisme yang dilakukan oleh oknum asing.

Pesan "Boleh kalian demonstrasi, boleh mengusulkan pendapat, tapi jaga jangan sampai kita hancurkan apa yang sudah kita bangun" menjadi inti dari imbauan tersebut. Rano Karno menegaskan bahwa kebebasan berpendapat harus diiringi dengan tanggung jawab. Ia menambahkan, "Karena itu saya mengajak anak-anak Jakarta, yuk kita jaga Jakarta."

Memelihara fasilitas publik berarti menjaga investasi yang telah dikeluarkan oleh masyarakat. Ini juga berarti memastikan bahwa layanan publik dapat terus berfungsi optimal. Dengan demikian, semua pihak dapat merasakan manfaatnya tanpa hambatan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi