Puluhan Siswa SD Korban Keracunan Hari ini Santap MBG lagi, Tidak Ada Lauk Ayam

Aktivitas belajar mengajar di sekolah berlangsung seperti biasa. Para siswa pun juga kembali menyantap menu makan bergzi gratis (MBG) yang dibagikan.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Puluhan Siswa SD Korban Keracunan Hari ini Santap MBG lagi, Tidak Ada Lauk Ayam
Puluhan siswa korban keracunan kembali santap makan bergizi gratis (Istimewa)

Puluhan siswa SD Negeri 3 Dukuh, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah yang mengalami keracunan kemarin, kini kembali mengikuti proses belajar mengajar seperti biasa.

Pantauan merdeka.com di SD Negeri Dukuh 3, Jumat (17/1), aktivitas belajar mengajar di sekolah berlangsung seperti biasa. Para siswa pun juga kembali menyantap menu makan bergzi gratis (MBG) yang dibagikan.

Menu yang disajikan hari ini berupa nasi putih, telur dadar, sayur buncis, tempe dan tahu bacem serta buah pepaya.

Para petugas dari Puskesmas Sukoharjo juga hadir di lokasi untuk memantau kondisi kesehatan siswa. Mereka disiagakan hingga 3 hari ke depan. Para siswa juga telah diberi obat untuk mengatasi gejala keracunan.

"Kita melakukan screening kesehatan, ada gejala mual muntah pusing lalu kita lakukan pengobatan. Belum ada hasil pemeriksaan. Enggak ada siswa yang sampai dirawat, kita lalukan observasi semuanya dalam keadaan baik dan kondusif," ujar Kepala Puskesmas Sukoharjo, Kunari Mahanani.

Lanjut dia, saat ini sampel makanan yang disantab siswa kemarin masih diteliti olh dinas kesehatan setempat.

Dikatakannya, gejala keracunan tersebut belum tentu berasal dari MBG yang disajikan. Namun mungkin saja ada daya tahan tubuh siswa sendiri yang rentan atau ada gejala lain sebelumnya.

Sekitar 50 siswa di SD Negeri 3 Dukuh, Sukoharjo mengalami gejala mual, pusing, sakit perut, hingga muntah setelah menyantap menu MBG yang diselenggarakan oleh Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) Unit Sukoharjo, Kamis (16/1).

Berdasarkan keterangan sejumlah siswa, sebelum menyantap menu makan, mereka mengaku mencium bau basi dari ayam tepung yang menjadi lauk pada menu MBG.

Setelah kejadian tersebut, makanan yang masih tersisa langsung ditarik oleh sekolah. Sementara para siswa diberi obat dari Puskesmas.

Salah satu pelajar mengatakan gejala keracunan seperti mual dan pusing dialaminya usai menyantap menu makanan bergizi gratis yang dibagikan ke sekolah. Usai mendapat perawatan dan diberi obat dari tim kesehatan Puskesmas Sukoharjo, dirinya bersama teman lainnya langsung membaik.

"Kepala saya pusing. (Rasa ayam tepungnya) kayak sudah basi. Enggak dibawa ke Puskesmas, cuma dikasih obat sama puskesmas keliling. Kalau sekarang sudah enggak pusing. Temennya banyak yang pusing, ada yang kelas lain," ungkap siswa kelas 6, Vanessa Silviana.

Rekomendasi