Pria ledakkan petasan di Gereja Jago Ambarawa diduga sakit jiwa

Pelaku yang meledakkan petasan di Gereja Jago Ambarawa, Muh Fahrudin (37) diamankan ke Polsek Ambarawa. Namun saat diperiksa pelaku selalu memberikan keterangan berubah-ubah.

Parwito
Oleh Parwito - Reporter
Pria ledakkan petasan di Gereja Jago Ambarawa diduga sakit jiwa
Pelaku teror ledakan mercon di Gereja Jago Ambarawa. ©2017 merdeka.com/parwito

Pelaku yang meledakkan petasan di Gereja Jago Ambarawa, Muh Fahrudin (37) diamankan ke Polsek Ambarawa. Namun saat diperiksa pelaku selalu memberikan keterangan berubah-ubah. "Saat dimintai keterangan, keterangannya berubah-ubah dan sering tidak nyambung. Kami masih menduga pelaku adalah 44 (gangguan jiwa)," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Djarot Padacova saat dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (13/4).Meski demikian, Djarot menyatakan proses pemeriksaan sampai saat ini masih dilakukan untuk memastikan apakah pelaku benar-benar mengalami gangguan jiwa atau hanya pura-pura."Pelaku masih akan dipastikan apakah benar alami gangguan jiwa atau tidak. Sehingga sampai saat ini kami masih mintai keterangan di Mapolsek Ambarawa," tuturnya.Polisi sudah memasang garis polisi di sekitar Halaman pintu masuk Gereja Santo Yusuf (Gereja Jago) Jalan Sugiyopranoto, Lingkungan Kaliputih, Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.Pelaku diketahui warga Bergas Lor RT 6 RW 3, Kelurahan Bergas, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. Pegawai Gereja Jago Ambarawa, Eko Setiyo Budi (47) yang pertama melaporkan kejadian ini.

Rekomendasi