Presiden Jokowi: Jika Berdikari Ekonomi, Indonesia Tak Mudah Ditekan Siapapun

Jumat, 10 Januari 2020 17:11 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Presiden Jokowi: Jika Berdikari Ekonomi, Indonesia Tak Mudah Ditekan Siapapun Jokowi buka raker kepala perwakilan RI. ©2020 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi tegaskan Indonesia tidak mudah ditekan oleh siapa pun dan berdikari di bidang ekonomi. Hal tersebut juga seperti yang dikatakan Soekarno dari Trisaktinya yaitu harus berdikari di bidang ekonomi.

"Sehingga kita tidak mudah ditekan siapapun, negara manapun," kata Jokowi di hadapan Megawati dan para kader PDIP di JIEXPO, Jakarta Pusat, Jumat (10/1).

Dia juga meminta harus berdikari secara politik berdaulat. Sebab Indonesia kaya akan sumber daya alam dan manusia. Sehingga bisa mengolah sendiri.

"Berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian dan berkebudayaan. Itu yang diajarkan Bung Karno," kata Jokowi.

Sebab itu Jokowi berharap Indonesia tidak mengekspor CPO terus-terusan. Seharusnya saat ini Indonesia harus mengekspor barang yang sudah jadi dan hampir jadi.

Sebab itu jangan sampai dimainkan pasar. Uni Eropa, kata dia, hanya membuat isu tentang minyak sawit tidak ramah lingkungan. Hal tersebut dimunculkan lantaran agar harga minyak sawit bisa lebih murah.

"UE memunculkan isu tidak ramah lingkungan. Sebetulnya apa sih mereka ngomong begitu, karena sawit ini bisa lebih murah dari minyak bunga matahari mereka," kata Jokowi.

Menurut Jokowi hal tersebut hanya perang bisnis antarnegara. Sebab itu UE tidak beli CPO tidak masalah. Sebab kata dia, Indonesia sudah bisa mengolah minyak sawit jadi B20 dan B30.

"Dengan menjadikan CPO kita ke B30, kita menghemat kurang lebih Rp110 triliun per tahun. Dan nantinya kalau sampai kepada B50 yang jelas lebih Rp20 triliun. Yang riset siapa? oleh profesor-profesor di ITB," kata Jokowi. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini