Prajurit TNI Tewas Tertembak Kelompok Separatis Papua Dievakuasi ke Timika

Minggu, 21 Juli 2019 13:12 Reporter : Merdeka
Prajurit TNI Tewas Tertembak Kelompok Separatis Papua Dievakuasi ke Timika Latihan prajuit TNI. ©2019 AFP Photo/CHAIDEER MAHYUDDIN

Merdeka.com - Anggota TNI Prada Usman Hambelo, korban penembakan kelompok separatis bersenjata di Papua telah berhasil dievakuasi. Jenazah korban dibawa ke Timika.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Kolonel Inf M Aidi menjelaskan, pagi tadi jenazah dievakuasi dari tempat kejadian perkara (TKP) ke Timika menggunakan helikopter Bell 412.

"Sekarang sedang melaksanakan pengurusan jenazah di Rumah Sakit di Kawasan Charitas, Timika Papua. Selanjutnya akan disemayamkan di Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad. Rencana besok baru dievakuasi ke Wamena menggunakan pesawat Trigana Air," kata Aidi saat dihubungi Liputan6.com, Minggu (21/7).

Aidi mengaku belum mendapatkan informasi mengenai lokasi pemakaman jenazah. Apakah di Wamena atau dipulangkan ke kampung halaman di Yahukimo.

"Yang bersangkutan adalah putra daerah asli Yahukimo. Nah kami belum mengetahui keputusan dari keluarga almarhum akan dimakamkan di mana," ucap dia.

Prada Usman Hambelo tertembak di bagian pinggang pada pukul 12.15 WIT. Saat itu Usman bersama anggota TNI lain sedang istirahat, salat, makan (Isoma). Tiba-tiba terjadi tembakan.

"Kejadian pada saat Isoma ketika isoma tentu prajurit berjaga tiba-tiba dari arah semak belukar mendadak ada serangan hit and run. Kami berusaha mengejar dan pengamanan sekeliling dan konsolidasi setelah itu baru diketahui ada yang kena tembak satu orang," ujar dia.

Ia menjelaskan, korban dinyatakan tewas pada pukul 14.30 WIT. Saat itu, kondisi cuaca buruk. Sehingga jenazah baru bisa dievakuasi pagi tadi.

"Setelah terjadi penembakan mau evakuasi menggunakan heli namun tidak memungkinkan karena cuaca," tutup dia.

Reporter: Ady Anugrahadi [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini