Prajurit TNI Sempat Membalas Tembakan KKB yang Menyerang Pos Marinir
Merdeka.com - Pos Marinir yang berada di Kwareh Bawah, Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, diserang oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB). Wakapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan mengatakan, prajurit TNI sempat melakukan tembakan balasan kepada KKB.
"Prajurit TNI Pos Marinir perikanan Kwareh Bawah telah diserang dan ditembak oleh gerombolan KST, sehingga personel Pos tersebut melakukan tembakan balasan kepada kelompok teroris yang menyerang," kata Candra kepada wartawan, Jayapura, Sabtu (26/3).
Akibat mendapat serangan dari gerombolan KKB, kemudian Dansatgas mengirimkan bantuan dengan pasukan ke Pos Marinir.
Kejadian penyerangan tersebut menyebabkan korban dari prajurit TNI, baik luka maupun meninggal dunia.
"Diperoleh informasi satu orang prajurit TNI Letda Mar Moh Iqbal terkena tembakan di bagian tangan sebelah kanan dan meninggal dunia, serta beberapa prajurit lainnya mengalami luka berat dan ringan," jelasnya.
Saat ini prajurit TNI yang bertugas di Pos Marinir di sana melaksanakan siaga dan proses evakuasi sedang berlangsung.
Sebelumnya diberitakan, KKB pimpinan Egianus Kogoya menyerang Pos Satgas Mupe Yonif Marinir-3, Sabtu sore (26/3). Kelompok pengacau tersebut menyerang menggunakan senjata grenade launcher module (GLM).
Lokasi penyerangan berada di Kwareh Bawah, Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua. Di antara 10 korban, termasuk Danpos Lettu Iqbal meninggal.
Bahkan bunyi tembakan dari senjata pelontar granat jenis GLM yang dipegang Egianus Kogoya terdengar hingga ke Polres Nduga yang berjarak sekitar 1,2 KM dari Pos Satgas Mupe.
GLM yang dibawa Egianus Kogoya beserta senjata api yang dibawa anggota KKB saat penyerangan merupakan senjata rampasan dan milik TNI. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya