Prabowo ke Malaysia selamatkan Wilfrida dari hukuman pancung

Sabtu, 28 September 2013 11:29 Reporter : Fikri Faqih
Prabowo Bertemu Wilfrida di Penjara Malaysia. ©handout/gerindra

Merdeka.com - Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto akan berangkat ke Malaysia untuk membebaskan seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW), Wilfrida Soik dari hukuman mati lantaran diduga membunuh majikannya. Prabowo akan langsung memantau sidang Wilfrida Senin pekan depan.

"Rencana Minggu (29/9) berangkat ke Malaysia dan Senin (30/9) akan ada pengadilan," kata Prabowo di Premiere Lounge, Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (28/9).

Prabowo menilai kondisi Wilfrida sungguh sangat memprihatinkan. Selama ini dia tidak mendapatkan penanganan yang maksimal dan pendampingan pengacara hanya datang beberapa jam sebelum dipenjara.

"Ternyata memang, seolah-olah penanganannya kurang intensif. Menurut pendapat saya, dia jarang ditengok. Pengacara yang datang hanya beberapa jam sebelum dipenjara. Dengan itu saya dengan kontak-kontak saya di Malaysia hanya membantu," tambahnya.

Prabowo pertama kali bertemu dengan Wilfrida pada tanggal 14 September 2013. Saat itu Prabowo menanyakan apakah Wilfrida masih membutuhkan bantuan dari dirinya. Prabowo akhirnya menjadikan Tansi Muhamad Safi'i mendampingi Wilfrida sebagai pengacaranya.

Dalam penanganan kasus ini, Prabowo akan menghormati hukum yang berlaku di Malaysia. Pasalnya masih banyak warga Indonesia yang mencari penghidupan di sana.

"Kita harus proporsional. Di Malaysia ada satu juta yang legal dan dua juta yang tidak legal. Banyak sekali yang mendapat perlakuan baik. Dan mereka benar-benar pahlawan devisa untuk kita," tandasnya.

Wilfrida Soik, TKI asal Nusa Tenggara Timur terancam hukuman pancung di Malaysia lantaran diduga membunuh majikannya. Terkait ancaman hukuman mati tersebut, 66 negara mendukung pembebasan Wilfrida.

Wilfrida yang saat ini berusia 17 tahun sendiri mengalami siksaan dari majikannya dan pada saat kejadian usianya baru 14 tahun itu bercerita kepada Prabowo, bahwa dia tidak pernah sengaja atau berencana membunuh majikan perempuannya. Wilfrida yang juga korban perdagangan anak di Malaysia ini mengaku kerap disiksa sang maji [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. TKI Malaysia
  2. Prabowo Subianto
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini