Potret Demonstran Gelar Tenda Depan Balai Kota Jakarta Protes Buruknya Pelayanan Bank DKI
Ada tiga poin yang menjadi tuntutan aksi. Salah satunya, meminta Gubernur Jakarta untuk segera mencopot Direktur Utama dari Bank DKI.
Sejumlah demonstran menggelar aksi damai bangun tenda di depan pagar Balai Kota Jakarta. Mereka menyuarakan protes, terkair kinerja Bank DKI yang dinilai mengecewakan karena sistemnya yang eror dan merugikan pelayanan terhadap nasabah.
"Saya Ahmad Setiawan, selaku koordinator lapangan dari Poroso Pemuda Untuk Kebenaran. Kami mulai dari hari Selasa kemarin aksinya mulai pukul 10 pagi. Dengan cara menggelar tenda aja di halaman Balai Kota Jakarta," kata Ahmad kepada awak media di lokasi, seperti dikutip Kamis (17/4).
Ahmad menyampaikan, ada tiga poin yang menjadi tuntutan aksi. Pertama, meminta Gubernur Jakarta untuk segera mencopot Direktur Utama dari Bank DKI yang dianggap gagal dalam menjalankan tugasnya.
Kedua, meminta agar adanya evaluasi besar-besaran dalam tubuh Bank DKI dan memberikan langkah konkret terhadap persoalan-persoalan yang terjadi dalam Bank DKI.
Ketiga, meminta permintaan maaf secara langsung oleh pihak Bank DKI kepada para nasabah yang merasa dirugikan dan terganggu atas bobroknya pelayanan dari Bank DKI.
"Saya sendiri pengguna Jakone, yang sampai saat ini biasanya saya menggunakan qris itu bisa dilakukan, tetapi karena masih gangguan per tanggal 30 Maret sampai tanggal 16 april hari ini, itu qris masih gangguan," keluh dia.
Ungkap Keluhan Nasabah Bank DKI
Bukan hanya itu, Ahmad menambahkan, layanan transfer antar bank juga masih terkendala.
"Kadang uangnya tidak masuk tetapi saldo kita terpotong, nah itu yang menjadi keresahan dari para nasabah," tegas dia.
Ahmad merencanakan, aksi tenda dilakukan sampai ditemui oleh perwakilan dari Pemerintah Provinsi Jakarta, khususnya bisa beraudiensi langsung oleh Gubernur Jakarta Pramono Anung.
"Kami juga berharap untuk bisa langsung bertemu dengan Direktur Utama dari Bank DKI untuk bisa dijelaskan apa sebenarnya yang sedang terjadi dalam tubuh Bank DKI Jakarta," dia menandasi.
Bank DKI Bermasalah
Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jakarta Pramono Anung mengamini Bank DKI tengah bermasalah dan merugikan pelayanan terhadap nasabah.
Sebagai tindakan tegas, Pramono mencopot Direktur IT Bank DKI karena dianggap memiliki kesakahan berulang.
Selain itu, Pramono juga meminta, kendala teknis IT yang terjadi di Bank DKI dilaporkan kepada pihak berwajib untuk diproses hukum.
Dia menilai, keluhan yang menimpa nasabah dari perusahaan daerah milik Jakarta itu sudah kelewat batas.