Polri tegaskan pembakar Polres Dharmasraya berafiliasi teroris JAD
Merdeka.com - Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto menyatakan bahwa dua pelaku pembakar Polres Dharmasraya, Sumatera Barat, pada Minggu (12/11) lalu, berafiliasi dengan kelompok jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Dua pelaku pembakaran itu bernama Eka Fitra Akbar (24) dan Enggria Sudarmadi (25).
"Kalau dari barang bukti yang ada di badan, ada afiliasi ke JAD. Itu dua-duanya JAD," ujar Setyo di Jakarta Selatan, Selasa (14/11).
Selain itu, dirinya mengatakan bahwa bidang Propam Polda Sumatera Barat, sedangkan melakukan pengumpulan data dan keterangan anggota polres tersebut. Hal itu untuk memastikan apakah ada bukti pelanggaran saat jaga atau tidak.
"Dari propam Sumbar sedang lakukan audit bahwa saat terjadi siapa-siapa yang bertugas bertanggung jawab pasti diminta keterangannya sehingga nanti bisa ketahuan apakah ada pelanggaran prosedur yang harusnya prosedur pengamanan markas itu sudah ada, kegiatan personel itu sudah ada. Jadi nanti akan kita lihat siapa yang paling bertanggung jawab atas kejadian itu," katanya.
Menurutnya, jika para petugas piket jaga mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP), kebakaran tersebut pasti tak akan terjadi. Karena dalam SOP tersebut diajarkan cara-cara untuk menjaga keamanan saat sedang piket jaga.
"Jadi Polri sudah punya SOP bagaimana amankan markas, kantor, personel dan kegiatan polri di lapangan," ujarnya.
Audit yang akan dilakukan oleh Bidang Propam Polda Sumatera Barat, selain untuk mengetahui siapa saja yang jaga saat piket, itu juga untuk mengetahui apakah ada kelalaian saat bekerja atau tidak. Tapi sampai saat ini Setyo belum bisa menyebut apakah itu melanggar SOP atau tidak.
"SOP sudah ada itu harus dilakukan. Sekarang Propam sedang audit apakah prosedur itu dilakukan atau tidak. Nanti akan ketahuan. Saya juga belum katakan (ada pelanggaran) itu tunggu rekan-rekan Propam sedang bekerja," tandasnya. (mdk/ded)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya