Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polri: Tak ada gudang senjata di Rutan Mako Brimob

Polri: Tak ada gudang senjata di Rutan Mako Brimob Gerbang Mako Brimob Kelapa Dua. ©2018 Liputan6.com/Immanuel Antonius

Merdeka.com - Narapidana kasus terorisme di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok diperkirakan masih menguasai sejumlah senjata api. Mereka berhasil merampas senjata milik anggota dalam keributan yang terjadi di Rutan Mako Brimob Depok pada Selasa 8 Mei malam.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengaku belum mengetahui secara pasti berapa senjata api yang dikuasai napi kasus terorisme.

"Saya kurang tahu tapi mereka ada di titik yang dijaga. Kemungkinan iya (senjata banyak), kemungkinan tidak," ujar Setyo di lokasi, Rabu (9/5) malam.

Namun jenderal bintang dua itu memastikan, tidak ada gudang senjata di dekat Rutan Mako Brimob. Dia menduga, senjata api yang dirampas milik anggota yang tengah bertugas kala itu juga.

"Tidak. Mungkin penyimpanan senjata petugas. Saya tidak menyatakan ada gudang, tapi tempat penyimpanan," kata dia.

Sementara itu, Polri masih melakukan negosiasi dengan napi kasus terorisme yang diduga telah menguasai beberapa blok di rutan tersebut. Perkembangan terbaru dari negosiasi tersebut, seorang anggota Polri bernama Bripka Iwan Sarjana berhasil dibebaskan dan dievakuasi dalam kondisi selamat.

Iwan berhasil diselamatkan setelah disandera selama sekitar 24 jam lebih. Saat ini, Iwan tengah dibawa ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk mendapatkan perawatan medis.

Meski begitu, proses negosiasi masih terus berlanjut. Polri juga masih menyuplai makanan kepada napi yang berada di dalam Rutan Mako Brimob Depok.

Reporter: Nafiysul QodarSumber: Liputan6.com (mdk/rnd)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP