Polri kembangkan CCTV yang bisa munculkan profil berdasarkan wajah
Merdeka.com - Bareskrim Polri akan membuat alat Face Recognized Closed Circuit Television (CCTV) atau wajah yang dikenali CCTV untuk bisa mencari seseorang yang sedang tersandung dengan masalah hukum. Face Recognized itu sendiri nantinya akan di-setting untuk gambar mati seperti yang ada di KTP.
"Sebenarnya begini satu, kita punya data penduduk kedua kita punya data kejahatan ketiga kita mencari orang untuk bisa mendapatkan orang yang kita cari. Teknologi yang kita kembangkan sedang ada di luar negeri yang kita rancang sebagai facial recognized untuk gambar mati. Gambar mati ada di KTP," kata Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukamto di Kantor Bareskrim Polri di gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (1/11).
Jenderal bintang tiga ini mengumpamakan, jika ada masyarakat masuk di Daftar Pencarian Orang (DPO) maka secara otomatis akan keluar secara keseluruhan profil orang tersebut di sebuah monitor yang sudah di-setting.
"Umpanya DPO-nya teroris umpannya nah ini CCTV ada di pelabuhan bandara tempat umum ketika dia menangkap wajah orang itu akan keluar profilnya yang kita susun akan keluar alat maka kita lakukan pengejaran," ujarnya.
Karena nantinya alat ini akan dirancang dengan menggunakan software yang canggih. Maka dari itulah alat ini mampu mendeteksi wajah yang mana wajah masyarakat itu sedang masuk dalam DPO.
"Kalau kita ketemu di kasus di ada beberapa kasus orang menemukan wajahnya kita sketsa kita facial recognized kita dapat semua kita kembangkan lagi ke depan itu untuk CCTV jadi nanti software-nya kita masukkan saja," tandasnya. (mdk/eko)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya