Polri Gelar Operasi Lilin 22 Desember-2 Januari, 101.092 Personel Diterjunkan Kawal Perayaan Natal dan Tahun Baru

Operasi Lilin ini digelar selama 12 hari bersamaan dengan pengamanan masa kampanye Pilpres dan Pileg 2024.

Bachtiarudin Alam
Oleh Bachtiarudin Alam - Reporter
Polri Gelar Operasi Lilin 22 Desember-2 Januari, 101.092 Personel Diterjunkan Kawal Perayaan Natal dan Tahun Baru
Polri Gelar Operasi Lilin 22 Desember-2 Januari, 101.092 Personel Diterjunkan Kawal Perayaan Natal dan Tahun Baru (Merdeka.com)

Polri bakal menggelar operasi Operasi Lilin untuk mengamankan momen Natal 2023 dan Tahun Baru (Nataru) 2024. Operasi Lilin ini digelar selama 12 hari bersamaan dengan pengamanan masa kampanye Pilpres dan Pileg 2024.

Karo Binopsnal Baharkam Polri, Brigjen Pol Makhruzi Rahman mengatakan, Operasi Lilin itu dimulai 22 Desember 2024 hingga 2 Januari 2024.

Makhruzi menjelaskan, Operasi Lilin ini mengedepankan kegiatan pencegahan didukung deteksi dini dan pencegahan hukum dalam rangka pengamanan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

"Kita ingin masyarakat merayakan dan Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman dan selamat," kata Makhruzi saat Dialog Publik Divisi Humas Polri, dikutip Kamis (30/11).

Dok. Istimewa
© 2023 merdeka.com

Menurut Makhruzi, situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kantibmas) saat ini mengalami peningkatan secara kuantitas dan kualitas seiring dengan perhelatan pesta demokrasi kampanye Pemilu 2023-2024 yang beririsan dengan perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Oleh sebab itu, dalam Operasi Lilin digelar nanti, Polri akan menyiapkan 101.092 personel dari Mabes Polri dan Polda jajaran dengan tugas menjaga kerawanan saat perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Ancaman Diantisipasi Polri

Adapun potensi ancaman dalam Perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di antaranya penolakan, pembubaran kegiatan keagamaan, teror dan serangan bom kelompok teroris. Termasuk kejahatan konvensional, serta kemacetan, kecelakaan lalu lintas dan kecelakaan laut akibat meningkatnya mobilitas masyarakat.

"Polri sudah melakukan antisipasi dengan Operasi Mantap Brata, di samping melakukan koordinasi dengan para stakeholder seperti Kemenhub, BMKG, Kementerian PUPR dan sebagainya," kata Makhruzi.

Rekomendasi