Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polri Gandeng Densus 88 Hingga BNPT dalam Proses Rekrutmen Bintara & Tamtama

Polri Gandeng Densus 88 Hingga BNPT dalam Proses Rekrutmen Bintara & Tamtama Apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2014. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri bakal menggandeng Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) dan Densus 88 Antiteror. Hal ini dilakukan dalam rangka mendeteksi dini paham radikal dan perilaku menyimpang para calon taruna/i Akpol, Bintara dan Tamtama tahun anggaran 2023.

Asisten Kapolri Bidang SDM (As-SDM), Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, dirinya telah memberikan arahan kepada SSDM Polri untuk menyempurnakan baterai tes.

"Polri ingin mereka yang masuk Akpol, Bintara dan Tamtama tidak terpapar paham radikal dan perilaku menyimpang, dan intoleran," kata Dedi dalam keterangannya, Rabu (19/4).

Mantan Kadiv Humas ini mengaku, SSDM Polri telah melakukan rapat koordinasi dengan Densus 88 dan BNPT di Ruang Rapat Biro Dalpers SSDM Polri, Gedung TNCC, Senin (17/4) kemarin.

Tes CAT dan Kuesioner Fisik

Hasil rapat tersebut, Densus 88 memiliki tools yang dapat mendeteksi paham radikal, berbentuk kuesioner fisik dan CAT (computer assisted translation).

"Nanti akan dikaji terlebih dahulu tools yang dimiliki oleh Densus dan dilakukan demo sebelum diterapkan dalam tahapan seleksi," jelasnya.

Sedangkan dari BNPT, katanya, sangat mendukung penuh rencana SSDM Polri dalam deteksi dini para calon anggota Polri.

"BNPT siap untuk koordinasi penyiapan konsep deteksi dini paham radikal serta bersedia koordinasi perihal data," sebutnya.

Penting untuk Proses Pembinaan Karir

Menurutnya, data pemetaan deteksi dini saat rekrutmen calon anggota Polri penting untuk proses pembinaan karier ke depannya.

Mantan Kapolda Kalimantan Tengah ini mengaku, akan memaksimalkan peran Bhabinkamtibmas untuk melakukan penelusuran anggota Polri.

"Dalam rangka deteksi dini perilaku radikalisme dan intoleransi calon anggota Polri, kita akan bentuk tim khusus untuk pembahasan lebih lanjut," pungkasnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP