Polres Probolinggo Bubarkan Balap Liar, Puluhan Motor Modifikasi Diamankan
Polres Probolinggo bertindak tegas membubarkan aksi balap liar yang meresahkan warga di Kecamatan Dringu, mengamankan puluhan motor modifikasi dan memberikan pembinaan kepada remaja yang terlibat.
Aparat Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo, Jawa Timur, berhasil membubarkan aksi balap liar yang meresahkan masyarakat. Penertiban ini dilakukan pada Minggu (13/4) malam hingga menjelang pagi di sejumlah titik di Kecamatan Dringu. Aksi tegas ini bertujuan menjaga keamanan serta ketertiban umum di wilayah hukum Polres Probolinggo.
Puluhan sepeda motor yang diduga digunakan dalam kegiatan balap liar berhasil diamankan petugas. Para pelaku sempat berusaha melarikan diri saat polisi tiba di lokasi, namun sebagian berhasil dihentikan. Tindakan ini merupakan respons cepat atas laporan warga yang merasa terganggu oleh aktivitas berbahaya tersebut.
Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan menolerir segala bentuk aktivitas balap liar. Kegiatan semacam ini sangat membahayakan keselamatan, baik bagi para pelaku maupun masyarakat umum. Penindakan ini menunjukkan komitmen kuat kepolisian dalam menjaga kondusifitas wilayah.
Penertiban Balap Liar di Dringu
Polres Probolinggo menyisir beberapa lokasi yang dikenal sebagai titik rawan balap liar di kawasan Dringu. Operasi penertiban ini berlangsung intensif dari malam hingga dini hari, menyasar kelompok remaja yang kerap melakukan aksi ilegal. Petugas bergerak cepat untuk menghentikan kegiatan yang mengganggu ketenangan warga.
Dalam operasi tersebut, sebanyak 67 sepeda motor berhasil diamankan oleh petugas kepolisian. Mayoritas kendaraan yang disita tidak dilengkapi surat-surat resmi dan telah dimodifikasi secara tidak standar. Modifikasi ilegal ini seringkali menjadi pemicu kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas lainnya.
AKBP M. Wahyudin Latif menyatakan bahwa penindakan ini adalah bentuk komitmen kepolisian. Komitmen tersebut untuk menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah hukum Polres Probolinggo. Masyarakat diharapkan dapat merasa lebih aman dan nyaman dengan adanya tindakan tegas ini.
Pembinaan dan Peran Serta Masyarakat
Selain mengamankan kendaraan, petugas juga memberikan pembinaan kepada para remaja yang terlibat dalam aksi balap liar. Mereka didata secara lengkap dan diminta untuk membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. Langkah ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan kesadaran bagi para pelaku.
Orang tua para pelaku juga akan dipanggil untuk turut bertanggung jawab dalam pengawasan anak-anak mereka. Kapolres Probolinggo mengajak peran aktif orang tua dan masyarakat untuk bersama-sama mengawasi. Hal ini penting untuk mencegah kegiatan serupa agar tidak terulang kembali di masa mendatang.
Polres Probolinggo akan terus melakukan patroli rutin serta penindakan tegas terhadap aksi balap liar yang meresahkan masyarakat. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu memberikan informasi kepada petugas apabila melihat kejadian tersebut. Dengan sinergi ini, situasi keamanan dan ketertiban di Dringu diharapkan kembali kondusif.
Sumber: AntaraNews