Polisi Tunggu Hasil Laboratorium Tentukan Status Anak Wabup Banyuasin Kasus Narkoba

Rabu, 27 November 2019 13:14 Reporter : Irwanto
Polisi Tunggu Hasil Laboratorium Tentukan Status Anak Wabup Banyuasin Kasus Narkoba Ilustrasi borgol. shutterstock

Merdeka.com - Polisi belum meningkatkan status anak Wakil Bupati Banyuasin berinisial SG saat diduga tengah pesta narkoba bersama rekannya. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan sampel darah dan barang bukti di laboratorium.

Kapolres Banyuasin AKBP Danny Sianipar mengatakan, pihaknya memiliki waktu cukup lama untuk menentukan status hukum SG. Setidaknya penyidik memerlukan waktu 6x24 jam melakukan pemeriksaan terhadap SG dan rekannya.

"Statusnya masih terperiksa, masih diamankan. Kami memerlukan waktu 6x24 jam untuk menyimpulkan dinaikkan tersangka," ungkap Danny di Mapolda Sumsel, Rabu (27/11).

Menurut dia, belum diketahui sejak kapan SG mengonsumsi narkoba. Hal ini harus dibuktikan dengan tes darah di laboratorium.

"Belum sampai ke sana. Kalau urine, sampel yang ada di Polri, positif (narkoba), tapi tes darah dan bong (alat bukti) belum keluar," kata dia.

Danny menyebut tidak menutup kemungkinan SG ditetapkan sebagai tersangka jika penyidik memiliki bukti kuat. Sebab, saat penggerebekan tidak ditemukan sabu, tetapi hanya bong dan perekonomian.

"Jika hasil laboratorium sudah keluar semua, kita gelar, kita sidik, sah jadi tersangka," tegasnya.

1 dari 1 halaman

Diduga Pesta Narkoba

Diberitakan sebelumnya, anak Wakil Bupati Banyuasin berinisial SG ditangkap polisi usai gelar pesta narkoba bersama seorang rekannya. Ironisnya, tempat yang digunakan pelaku berada di Medan milik pemerintah setempat.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengungkapkan, penangkapan terjadi setelah petugas mendapatkan laporan masyarakat adanya aktivitas mencurigakan di dalam sebuah kamar mess. Petugas pun melakukan penggerebekan di TKP, Senin (25/11) sore.

"Benar, petugas menggerebek mess Pemkab Banyuasin, kita amankan anak Wakil Bupati Banyuasin dan temannya," ungkap Supriadi saat dihubungi merdeka.com, Selasa (26/11).

Dari penggeledahan, kata dia, tidak ditemukan barang bukti narkoba. Hanya saja, petugas mendapati alat isap sabu di TKP.

"Ada bong sama pirek, urinenya juga positif narkoba saat dites," ujarnya.

Meski pelaku anak pejabat, kasus ini tetap diproses polisi. Pelaku dan rekannya telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan.

"Ya tetap lanjut, tetap kita proses," tegasnya. [noe]

Baca juga:
Polri-BNN Ungkap Kasus Produksi Narkoba PCC di Jabar dan Jateng
Putra Wakil Bupati Banyuasin Ditangkap Saat Pesta Sabu
Lantaran Bedak Ketiak, Polisi Singapura Tahan Gadis Indonesia Selama 14 Jam
Diduga Bawa Obat Mengandung Narkotika ke Bali, WN Australia Diperiksa Polisi
Bandar Sabu 55 Kg Jef Separo Ditangkap Polisi Setelah 19 Bulan Buron
Polisi Temukan 7 Ha Ladang Ganja di Pegunungan Tor Sihite Desa Hutatua Pardomuan

Topik berita Terkait:
  1. Kasus Narkoba
  2. Palembang
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini