Polisi Tangkap Pelaku Penembakan Suar Tewaskan Warga di Belawan, Kini Sosok R Diburu

Pelaku sempat melawan saat ditangkap polisi. Korban terkena suar saat hendak mengambil mobilnya di diparkir. Saat perjalanan menuju lokasi ia tertembak suar.

Uga Andriansyah
Oleh Uga Andriansyah - Reporter
Polisi Tangkap Pelaku Penembakan Suar Tewaskan Warga di Belawan, Kini Sosok R Diburu
Polisi Tangkap Pelaku Penembakan Suar Tewaskan Warga di Belawan, Kini Sosok R Diburu (Merdeka.com)

Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Belawan menangkap seorang pemuda berinisial FLS (19), terduga pelaku penembakan menggunakan suar kapal yang menewaskan seorang warga di kawasan Belawan, Sumatra Utara. Penangkapan dilakukan pada Senin (9/2) kemarin, sehari setelah peristiwa penembakan yang terjadi pada Minggu (8/2).

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.15 Wib saat situasi di lokasi tengah berlangsung aksi tawuran.

"Korban saat itu hendak mengambil mobilnya yang terparkir di area parkiran Pertamina. Namun, ketika berjalan menuju mobil, korban terkena tembakan senjata suar kapal di bagian punggung belakang dan meninggal dunia di tempat," kata Agus, Selasa (10/2).

Usai menerima laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Kemudian, pelaki ditangkap saat berada di wilayah Paluh Merbau, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang.

"Unit Pidum bersama tim Jatanras bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan pelaku," ujar Agus.

Pelaku Sempat Melawan

Tersangka sempat melakukan perlawanan dan berusaha kabur saat akan ditangkap. Lalu, petugas menembak kedua kaki tersangka.

Tersangka Ikut Tawuran

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui terlibat dalam aksi tawuran dan menembakkan senjata SOS kapal (rocket comet parachute flare signal) ke arah korban. Senjata tersebut diketahui milik seseorang berinisial R.

"Rekan-rekan pelaku lain dalam aksi tawuran tersebut membawa senapan angin dan senjata tajam. Saat ini kami masih memburu pelaku lainnya yang terlibat dalam kejadian tersebut," jelas Agus.

Rekomendasi