Polisi Sita Mobil dan Motor Sport Milik Bos dan Karyawan Akumobil

Jumat, 8 November 2019 21:26 Reporter : Aksara Bebey
Polisi Sita Mobil dan Motor Sport Milik Bos dan Karyawan Akumobil Polisi Sita Mobil Milik Bos Akumobil. ©2019 Merdeka.com/Aksara Bebey

Merdeka.com - Polisi menyita sejumlah kendaraan yang diduga hasil penipuan jual beli Akumobil. Polisi sedang mempertimbangkan penerapan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam kasus ini.

Diketahui, beberapa kendaraan tersebut di antaranya empat unit mobil Toyota Fortuner, satu unit Honda Mobilio, satu unit mobil bak terbuka dan lima unit motor sport. Semua disimpan di halaman Mapolrestabes Bandung.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP M Rifai mengatakan beberapa kendaraan tersebut merupakan aset perusahaan yang digunakan karyawan dan tersangka, yakni Dirut Akumobil, Bryan Jhon Satya Andriastian (31).

"Kendaraan (yang disita) menjadi aset atau kendaraan yang (diduga) menggunakan dana dari konsumen," ucap dia di Mapolrestabes Bandung, Jumat (8/11/2019).

Dengan penyitaan itu, ia akan mengkaji penerapan pasal TPPU terhadap tersangka, setelah sebelumnya menerapkan Pasal 378 dan atau Pasal 372 tentang penipuan dan penggelapan.

"Mungkin bisa dinaikkan ke TPPU. Akan didalami lagi," ucap dia.

Akumobil adalah dealer mobil digital yang menyediakan semua merek mobil dengan beragam kemudahan. Cukup dengan akses Akumobil.id, maka customer bisa mendapatkan layanan untuk mobil baru, mobil bekas dan tukar tambah cukup dari rumah, dengan cara pembelian tunai dan kredit.

Dalam menjaring konsumen, pihak perusahaan menawarkan program jual beli kendaraan dengan harga murah. Beberapa merk mobil seperti Toyota Calya, Sigra, Agya hingga Honda Brio dibanderol seharga Rp 50 juta hingga Rp 70 juta.

Para pembeli ini berhasil diyakinkan karena promosi dalam program Flash Sale Akumobil diselenggarakan secara meyakinkan di mall besar. Salah satunya pernah diselenggarakan di Atrium Utama Trans Studio Mall, Festival Citilink dan diekspose media.

"(Data sementara) Korban untuk mobil ada 1.342 (orang). Untuk yang motor ada 408 konsumen," ucap Rifai. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. Penipuan
  2. Bandung
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini