Polisi sebut Fachri Albar gunakan dumolid dari dokter yang disarankan orangtuanya
Merdeka.com - Kapolres Jakarta Selatan Kombes Mardiaz Kusin Dwiharnanto mengatakan tersangka Fachri Albar menenggak dumolid untuk menghilangkan depresi atas permintaan seorang dokter. Dia menyebutkan Fachri tahu dokter tersebut atas saran dari orangtuanya.
"Dia (Fachri) hanya menyatakan dokter ini saran dari orangtuanya, nah kita melihat bahwasanya apakah benar si dokter ini," ujarnya di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (14/2) malam.
Menurut Mardiaz, bintang film Alexandria itu mengaku baru mengkonsumsi sabu sejak satu tahun lalu. "Jadi dia sendiri mengakui bahwa di sini kan ada obat dumolid dan camflet, dia mengatakan bahwa sabu-sabu iya dia mengkonsumsi, sejak setahun yang lalu. Dia gunakan obat penenang jiwa dan dia mengakui punya dokter, selama ini katakanlah membantu tersangka mengatasi jiwanya," jelasnya.
Lebih lanjut, Mardiaz menegaskan, akan memeriksa dokter tersebut. "Ya tentunya kalau kita bilang dokternya akan kita panggil," ujarnya.
Dalam kasus ini, Fachri Albar diancam Pasal 112, subsider 111 Undang-undang narkotika No 35 Tahun 2009, dengan kurungan penjara paling lama 12 tahun dan singkatnya 4 tahun.
(mdk/rzk)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya