Polisi Periksa Sesmenpora Terkait Kasus Pengaturan Skor PSS Lawan Madura FC

Kamis, 7 Februari 2019 11:28 Reporter : Nur Habibie
Polisi Periksa Sesmenpora Terkait Kasus Pengaturan Skor PSS Lawan Madura FC Gatot Sulistiantoro Dewa Broto. © Kominfo.go.id

Merdeka.com - Satgas Anti Mafia Bola Polri memanggil Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Gatot Sulistiantoro Dewa Broto. Gatot dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait kasus pengaturan skor pertandingan antara PSS Sleman melawan Madura FC pada Liga 2 Indonesia.

"Iya, benar itu (dipanggil). Mabes Polri ya," kata Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (7/2).

Gatot dijadwalkan diperiksa pukul 09.00 WIB di Direktorat Tipidkor Bareskrim Polri, Lantai 2 gedung Ombudsman RI.

"Yang bersangkutan diperiksa untuk didengar keterangannya sebagai saksi dalam dugaan tindak pidana penyuapan pertandingan antara PSS Slemen Madura FC di Liga 2 Indonesia," ujarnya.

"Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 UU nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 Jo Pasal 53 ayat 1," sambungnya.

Sebelumnya, Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Bola terus melakukan penyelidikan terkait skandal mafia bola yang terjadi di Indonesia. Satgas telah memeriksa sejumlah saksi terkait pertandingan PSS Sleman melawan Madura FC dalam gelaran Liga 2 2018.

"Kita sudah melakukan penyelidikan berkaitan dengan PSS Sleman dengan Madura FC, itu di sana sedang kita lakukan klarifikasi kepada para saksi," kata Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (3/1).

Dalam hal ini, sebanyak 12 orang sudah diperiksa sebagai saksi terkait dugaan pengaturan skor dalam pertandingan tersebut. "Tentunya saksi yang mengetahui, yang mendengar, ada 12 saksi yang sudah kita lakukan pemeriksaan," ujarnya. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini