Polres Metro Jakarta Utara meningkatkan penanganan kasus kecelakaan mobil pengantar program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak sejumlah siswa dan guru SDN 01 Kalibaru, Cilincing, pada Kamis pagi, (11/12). Ini artinya polisi belum menetapkan tersangka pada kasus tersebut.
“Penyidik telah lakukan beberapa rangkaian pemeriksaan dan pada malam ini status sudah naik ke penyidikan,” ujar Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz dikutip Antara.
Hingga Kamis malam, penyidik telah memeriksa 10 orang, termasuk terlapor, korban, pihak sekolah, dan saksi lainnya. Proses pemeriksaan masih berjalan untuk mencocokkan alat bukti, barang bukti, dan keterangan para saksi.
“Jika semua lengkap akan kami lakukan gelar perkara untuk menetapkan status tersangka dalam kasus ini,” kata Erick.
Advertisement
Status Sopir Masih Saksi
Sopir mobil MBG yang terlibat kecelakaan masih berstatus terperiksa. Erick menyebut pemeriksaan terhadap pengemudi dilakukan secara mendalam.
“Jika alat bukti cukup akan ditetapkan tersangka. Saat ini kami kumpulkan alat bukti petunjuk dan barang bukti dan pemeriksaan saksi,” ujarnya.
Kasus ini ditangani bersama Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara dan Satuan Lalu Lintas karena menyangkut kendaraan dan pengemudinya.
“Kami bekerja sama untuk menuntaskan kasus ini,” tambah Erick.
Advertisement
Sopir Pengganti
Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri menjelaskan bahwa pengemudi minibus berinisial AI adalah sopir pengganti untuk pengiriman makanan MBG ke sekolah tersebut.
“Sopir pria berinisial AI ini ditemani kernet MRR saat aksi tabrakan itu terjadi,” kata Bobi.
Ia menambahkan bahwa AI menggantikan sopir utama yang sedang sakit.
“Pengemudi ini sudah dua kali membawa mobil untuk mengirimkan Makan Bergizi Gratis,” ujar Bobi.