Polisi bekuk 1 sopir diduga pemerkosa siswi SMP di Samarinda
Merdeka.com - Kepolisian bergerak cepat. Seorang sopir angkot terduga dari 13 sopir angkot pemerkosa Ti (12), seorang siswi kelas 1 SMP di Samarinda, diringkus sore tadi. Sisanya masih diburu polisi.
Keterangan diperoleh, sekira pukul 15.00 Wita sore tadi, tim unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Jatanras Polresta Samarinda, bergerak mencari sopir angkot pemerkosa Ti, berbekal keterangan 2 saksi. Diantaranya, tim perburuan terlihat Kanit PPA Satreskrim Polresta Samarinda AKP Sekar Wijayanti.
Polisi menyisir tempat nongkrong para sopir angkot, mulai di kawasan Samarinda Seberang. Memasuki kawasan Palaran, polisi menyasar kawasan Stadion Utama Kalimantan Timur.
Benar saja, di lokasi terlihat angkot dan sopirnya. Tak ingin berlama-lama, sopir angkot yang diketahui berinisial LN, digelandang ke dalam mobil petugas. Sementara angkotnya, dibawa petugas.
Tiba di Polresta Samarinda sekira pukul 16.00 Wita, LN dibawa masuk ke dalam ruang unit PPA. Tidak lama kemudian, dia kembali dipindahkan ke ruang unit Jatanras di Satreskrim Polresta Samarinda. Sejumlah wartawan mencoba mengkonfirmasi kedatangan ML, ke AKP Sekar Wijayanti, meski dia menepis bahwa yang dia bawa adalah salah satu terduga pemerkosa. "Nggak, bukan," tepis Sekar.
"Terkait kasus yang dilaporkan kemarin (dugaan pemerkosaan Ti) kita masih melakukan pengejaran para tersangka-tersangka, yang disangkakan oleh korban ya," ujar Sekar.
Sopir angkot LN, sampai malam ini, masih dimintai keterangan unit Jatanras. Dari keterangan LN, diharap menjadi jalan pembuka, untuk menangkap pelaku lainnya.
Diketahui, Ti (12), diduga menjadi korban pemerkosaan 13 sopir angkot, yang beroperasi di kecamatan Samarinda Seberang. Dugaan itu diperkuat dengan bukti pakaian luar yang sobek, dan pakaian dalam dipenuhi darah yang telah mengering. Dia diduga diperkosa berulang kali, selama disekap dalam hampir 2 pekan.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya