Polisi Amakan Dua Beruang Madu Peliharaan Satu Keluarga di Pelalawan
Merdeka.com - Polisi dua ekor beruang madu dari masyarakat di Kabupaten Pelalawan. Satwa bernama latin Herlatos Malaianus itu dipelihara oleh satu keluarga di wilayah Desa Lubuk Kembang Bunga Kecamatan Ukui.
Wadirkrimsus Polda Riau, AKBP Fibri Karpiananto mengatakan, kedua satwa yang masuk dalam kategori Apendiks I itu terlihat jinak dan patuh. Hal ini membuktikan bahwa orang yang memeliharanya, justru memberikan perhatian khusus terhadap kedua ekor satwa itu.
"Kita perkirakan sudah lama dipelihara. Sebab naluri liarnya sebagai binatang buas sudah berkurang. Justru malah terlihat jinak dan penurut," ujar Fibri kepada merdeka.com Sabtu (1/2).
Kedua satwa yang dominan berwarna hitam itu berhasil dievakuasi Ditreskrimsus Polda Riau pada Jumat (31/1) kemarin. Awalnya polisi mendapatkan informasi dari masyarakat terkait keberadaan beruang itu. Kemudian pihaknya lantas melakukan pengecekan dan mengambil langkah evakuasi itu.
"Saat ini kita lakukan proses penyelidikan/penyidikan dengan melakukan pemeriksaan terhadap pihak keluarga yang memelihara binatang tersebut. Kita juga mintai keterangan kepala desa dan masyarakat setempat," jelasnya.
Meski begitu, kata Fibri, keluarga itu memelihara hewan tersebut dengan sangat baik. Tentu penyidik akan berupaya melakukan penegakkan hukum yang tidak memberatkan bagi keluarga itu. Sehingga pemahaman keluarga tersebut terhadap Undang-undang ini dapat tercapai.
"Tidak hanya melakukan langkah penegakan hukum, tapi kita juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat berupa himbauan untuk tidak memelihara satwa yang dilindungi sesuai Undang-undang No. 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, pasal 21 Ayat 2 Huruf A yakni setiap orang dilarang untuk menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup," jelasnya.
Saat ini kedua beruang beruang tersebut telah berada di Ditreskrimsus Polda Riau. Polisi juga tengah berkoordinasi dengan BKSDA Riau untuk melakukan penitipan satwa itu.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya