Polisi Akui Kesulitan Tangkap KKB Pemenggal Kepala Penambang Emas, Ini Kendalanya

Kamis, 28 Juli 2022 10:25 Reporter : Nur Habibie
Polisi Akui Kesulitan Tangkap KKB Pemenggal Kepala Penambang Emas, Ini Kendalanya Senjata OPM. ©2018 istimewa

Merdeka.com - Polisi mengakui kesulitan menangkap anggota KKB pemenggal kepala penambang emas di Pegunungan Bintang, Papua. Hal tersebut dikarenakan pelaku lari ke hutan.

"Iya (kabur ke hutan)," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal saat dihubungi, Kamis (28/7).

Sehingga, hal tersebut menjadi salah satu kendala dalam memburu terduga pelaku tersebut. Ditambah, hutan tempat pelarian pelaku cukup terjal.

"Iya medan dengan gunung dan perbukitan yang terjal, tidak semua bisa dilalui darat, harus dengan pesawat atau melalui sungai yang makan waktu lama serta hutan-hutan," ujar dia.

Polisi telah menyebarkan selembaran dan pamflet Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk memudahkan pencarian pelaku.

"Enggak dipasang kan sudah viral videonya, kalau di hutan siapa yang lihat," tutupnya.

2 dari 2 halaman

Sebelumnya, Petugas gabungan TNI-Polri mengevakuasi penambang emas yang menjadi korban penyerangan KKB di Pegunungan Bintang. Korban dievakuasi oleh anggota menggunakan helikopter carteran dari lokasi tambang illegal di Kampung Kawe ke Boven Digoel.

"Kemarin korban sudah dievakuasi ke Boven Digoel dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga di Distrik Malind Kabupaten Merauke untuk dimakamkan," kata Kombes Kamal saat dikonfirmasi.

Kamal menyebut, korban yang merupakan kejahatan KKB itu dimakamkan dengan dalam keadaan tidak utuh. "Dimakamkan tanpa kepala," sebutnya.

Untuk kasus ini, kini sedang ditangani oleh Tim Reskrim Polres Pegunungan Bintang. Polisi sudah sejumlah saksi dimintai keterangan oleh petugas. [ray]

Baca juga:
Berhasil Dievakuasi, Penambang Emas Korban Pembunuhan KKB Dimakamkan Tanpa Kepala
Mahfud MD: Musuh Rakyat Bukan Papua, tapi KKB
Eks TNI AD Gabung KKB Papua, Ikut Terlibat Serang Warga di Nduga
TNI: Semua Korban Penyerangan KST di Nduga Warga Sipil

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini