Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polda Metro tegaskan tidak pernah minta uang pengamanan

Polda Metro tegaskan tidak pernah minta uang pengamanan edaran minta sumbangan untuk pengamanan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Demi melakukan pengaman aksi demo 25 November, Sutjipto MBA dan Kabid Kam RW 08 Sammi Sariton meminta sumbangan kepada warganya. Di mana, mereka mengaku uang yang mencapai Rp 120 juta atas permintaan pihak kepolisian.

Atas hal tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono menegaskan, kalau hal tersebut bukan permintaan dari pihak kepolisian, melainkan inisiatif dari RW setempat.

"Kan saya sudah sampaikan bahwasanya itu tidak ada hubungannya dengan kepolisian, dan itu inisiatifnya ketua RW, dan sudah diklarifikasi kita tidak ada hubungannya dengan itu. Dan kapolres sudah memerintahkan kepada ketua RW-nya untuk mencabut dan mengklarifikasi itu," tegas Awi di Polda Metro Jaya, Selasa (22/11).

"Kita tidak minta. Siapa yang minta? Kita ada Dipa Polri. Kita juga tidak boleh meminta," sambungnya.

Dalam pengamanan tersebut, kata Awi, memang menyiapkan Brimob. Namun, hal tersebut tidak ada hubungannya dengan surat edaran bernomor 025/RW-08/X/2016.

"Brimob itu ada 26 titik yang diamankan di Jakarta, ini jadi tidak ada hubungannya RW-RW itu. Yah emang itu, salah satunya di sana (pengamanan). Dan Tanggal 4 kemarin juga tidak ada apa-apa. Pada intinya kita mengamankan ibu kota dan ada 5 ribu Brimob nusantara yang di-BKO ke polda," pungkasnya.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP