Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polda Metro enggan disebut istimewakan Habib Rizieq

Polda Metro enggan disebut istimewakan Habib Rizieq firza husein dan habib rizieq. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Kasus chat berbau pornografi antara pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab dengan Firza Husein sudah berlangsung berbulan-bulan. Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, Rizieq tak juga merasakan dinginnya jeruji besi. Ia masih berada di Arab Saudi dan enggan kembali jika kasusnya tak dihentikan.

Penyidik Polda Metro Jaya pun akhirnya menjemput bola memeriksa Rizieq di tanah suci. Namun, pemeriksaan tersebut untuk kasus chat berbau porno dengan tersangka Firza Husein. Rizieq diperiksa sebagai saksi.

"Enggak ada hal yang spesial. Tak ada yang membeda-bedakan ya. Konteks yang bersangkutan sebagai saksi kami berlakukan sama. Yang membedakan kondisi yang bersnagkutan di luar negeri. Soal lain tak ada perbedaan," ujar Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (21/8).

Deriyan mengatakan Habib begitu rindu dengan tanah air. Polisi masih terus menunggu kedatangan Habib Rizieq di Indonesia.

"Yang pasti dia pasti sangat rindu dengan Indonesia. Kami akan tunggu kehadiran beliau di sini. Saat ini beliau kan sedang menjalani ibadah haji makanya kami berikan kesempatan beliau untuk menyelesaikan ibadah itu," tuturnya.

Sementara itu, Deriyan mengaku penyidik belum menerima surat permohonan penghentian penyidikan dari kubu Rizieq.

"Kami belum terima ya. Kami belum tau isi permohonan pengacara tersebut. Kalau ada kami terima dan nanti akan kami sampaikan dan tanyakan ke penyidik apakah permohonan itu bisa dipenuhi atau tidak. Kan semua sangat tergantung penyidik membangun konstruksi hukum dari kasus tersebut," ujarnya.

"Tapi sampai saat ini belum terima," tandasnya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP