Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polda Jatim selidiki video dokter suntik jenazah di Sidoarjo

Polda Jatim selidiki video dokter suntik jenazah di Sidoarjo Ilustrasi dokter. ©shutterstock.com/rangizzz

Merdeka.com - Setelah heboh video pelecehan seksual di Rumah Sakit (RS) National Hospital, warga Surabaya, Jawa Timur kembali dikejutkan video kasus penelantaran pasien hingga meninggal di sebuah rumah sakit. Diduga, peristiwa yang juga viral di media sosial itu terjadi di rumah sakit yang ada di Sidoarjo.

"Tempatnya sudah kami dapatkan, di rumah sakit S di Sidoarjo," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Frans Barung Mangera saat dikonfirmasi wartawan, Senin (29/1).

Dijelaskan Barung, pasca-peredaran video berdurasi 03.11 menit itu, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Termasuk mengklarifikasi dokter dan perawat yang terekam dalam video yang beredar tersebut. "Kami juga bekerja sama dengan pihak IDI," tandasnya.

Salam video yang beredar di media sosial itu, tampak seorang dokter duduk berhadap-hadapan dengan dua suster. Pria berkacamata mengenakan jas dokter itu tengah memeriksa berkas-berkas di atas meja.

Lalu muncul suara laki-laki marah-marah menuding si dokter dan perawatnya telah menelantarkan ibunya hingga meninggal. Bahkan si dokter telah menyuntik ibunya yang telah meninggal tersebut.

Tak hanya suara laki-laki yang tengah marah, dalam video itu juga terdengar suara seorang perempuan yang mengatakan, bagaimana seorang dokter dan perawat bisa tidak tahu kalau pasien sudah meninggal. Terlebih menyuntik pasien yang sudah menjadi jenazah.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP