PT PLN (Persero) bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat di Bali yang terdampak banjir. Tim Respon Cepat Kemanusiaan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali langsung turun ke lapangan setelah informasi bencana diterima.
Bantuan ini disalurkan di beberapa titik, termasuk Banjar Gelogor, Banjar Penyaitan, dan Banjar Busung Yeh di Kelurahan Pemecutan, Denpasar, serta Posko BPBD Kabupaten Jembrana. Penyaluran dilakukan pada Sabtu (13/9) sebagai respons terhadap cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.
General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, menegaskan komitmen PLN dalam membantu masyarakat. "Sebagai perusahaan, PLN tidak hanya berkewajiban menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial. Karena itu kami hadir memberikan bantuan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat," ujarnya.
Advertisement
Advertisement
Cuaca ekstrem yang melanda Bali beberapa waktu lalu tidak hanya menyebabkan banjir, tetapi juga mengakibatkan gangguan serius pada jaringan kelistrikan. Sejumlah jaringan roboh akibat longsor, memutus pasokan listrik di beberapa area vital.
Eric Rossi Priyo Nugroho menjelaskan bahwa tim PLN segera melakukan pemulihan di lapangan dengan sigap dan profesional. Upaya keras ini membuahkan hasil, di mana seluruh sistem kelistrikan di Bali berhasil normal 100 persen pada Kamis (11/9) pukul 19.45 WITA.
Kecepatan respons PLN dalam memulihkan listrik menunjukkan kesiapan mereka menghadapi kondisi darurat. Selain itu, PLN juga mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya listrik, khususnya selama musim hujan yang intens.
Advertisement
Advertisement
Bantuan PLN Korban Banjir Bali yang disalurkan mencakup berbagai kebutuhan pokok dan darurat bagi warga. Paket bantuan ini dirancang untuk meringankan beban masyarakat yang rumahnya terendam atau rusak akibat banjir.
Item bantuan meliputi kasur lipat, selimut, susu UHT, air mineral, serta paket sembako yang berisi kebutuhan dasar. Untuk kebutuhan bayi dan anak-anak, PLN juga menyediakan makanan bayi, biskuit bayi, pampers, dan minyak telon.
Secara total, bantuan ini diperkirakan menjangkau sekitar 2.000 orang dewasa dan 200 anak-anak di wilayah Denpasar dan Jembrana. Nasi bungkus juga disediakan untuk memenuhi kebutuhan pangan segera para korban yang mengungsi.
Advertisement
Advertisement
Penyaluran Bantuan PLN Korban Banjir Bali mendapatkan sambutan hangat dan apresiasi dari berbagai pihak yang terlibat. Baik pemerintah lokal maupun masyarakat terdampak menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian PLN.
Lurah Lingkungan Gelogor, Kelurahan Pemecutan, Agus Yudi Kusuma Jaya, mengungkapkan rasa syukurnya. "Kami sangat berterima kasih kepada PLN, terutama atas bantuan kasur lipat dan selimut yang memang sangat dibutuhkan warga kami saat ini," ujarnya.
Salah satu korban banjir di Denpasar, Ibu Dea, yang menerima bantuan sambil menggendong balitanya, juga merasakan dampak positifnya. "Kondisi rumah kami terendam, sehingga kasur dan tempat tidur basah. Bantuan alas tidur ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih PLN sudah peduli," kata Dea.
Advertisement
Respons positif ini menunjukkan bahwa bantuan yang disalurkan PLN tepat sasaran dan sangat relevan dengan kebutuhan mendesak para korban. Ini memperkuat peran PLN tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai entitas yang peduli sosial di tengah masyarakat.
Sumber: AntaraNews