Petani Garam Madura sambut baik program 'Satria Madura' Gus Ipul - Puti
Merdeka.com - Petani garam Pulau Madura menyambut baik program pasangan calon (Paslon) Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno untuk mensejahterakan masyarakat Madura.
"Kami sangat menyambut baik kebijakan Gus Ipul dan mbak Puti untuk menyejahterakan masyarakat Madura," kata Ketua Asosiasi Petani Garam Rakyat, Jakfar Shodiq, Jumat (9/2).
Jakfar mengatakan, jika pemerintah mau mendalami pekerjaan petani yang ada di Pulau Madura, banyak hal yang tidak layak. Kondisi ekonomi petani garam sangat memprihatinkan, tetapi petani masih terus dijadikan sebagai market untuk percobaan kebijakan-kebijakan dari pemerintah.
Untuk itu, jika kebijakan Gus Ipul dan Puti benar-benar direalisasikan, petani garam akan berterima kasih atas perhatiannya. Menurut dia, petani garam itu masyarakat yang tidak pernah neko-neko dalam meminta. Kebutuhan pokok saja terpenuhi, maka petani garam akan berkembang dengan sendirinya.
"Cobalah nanti diperhatikan infrastruktur dari ladang petani garam satu ke ladang petani garam lainnya. Tentunya itu sangat berguna bagi mereka, karena kondisi antar petani sangat jauh," katanya.

Jakfar menerangkan, perbaikan infrastruktur akan membuat pembiayaan produksi garam menurun. Jika selama ini, petani menjadikan harga garam mahal karena letak jalan raya dengan ladang petani sangat jauh.
Hal itulah yang menjadikan petani menaikkan harga garam, jika memang program Gus Ipul terealisasi, maka garam milik petani garam di Madura akan naik. "Saya yakin nanti harga bisa bersaing, kalau memang programnya terealisasi," kata dia.
Sementara Gus Ipul mengungkapkan, pihaknya akan membuat kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. Yang paling penting saat ini adalah melakukan pembenahan di Pulau Madura. Hal ini diketahui setelah Gus Ipul melakukan keliling di Madura.
Dari hasil keliling daerah, Wakil Gubernur ini mengaku menemukan beberapa kekurangan, di antaranya persoalan indek manusia yang masih sangat rendah, kemiskinan yang masih banyak, pendidikan yang masih belum maksimal, dan kondisi ekonomi masih kurang.
Fakta itulah yang membuat Gus Ipul ingin membuat kebijakan khusus. Keinginan Gus Ipul telah dibicarakan dengan partai pengusung, dari hasil pembicaraan tim merumuskan ada sembilan visi dan misi. Persoalan yang paling besar berada di Pulau Madura.
Para partai pengusung (PDIP, PKB, PKS, Gerindra) sepakat, ada perlakukan khusus di Pulau Madura. Anggaran itu, lanjut dia, untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Dengan begitu, ada upaya untuk mempercepat pengurangan kemiskinan yang terjadi di pulau garam tersebut.
"Kami mengeluarkan kebijakan dana Rp 1 triliun untuk Madura. Program ini disebut Satria Madura. Anggaran ini untuk kebutuhan infrastruktur, pemberdayaan nelayan, petani, dan petani garam. Dengan pembenahan ini, ketertinggalan Madura bisa teratasi dengan cepat," kata Gus Ipul. (mdk/mtf)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya