Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pesawat tak dikenal terbang rendah di Kukar untuk pemetaan wilayah

Pesawat tak dikenal terbang rendah di Kukar untuk pemetaan wilayah Pesawat tak dikenal terbang rendah di Kukar. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Pesawat tak dikenal berbadan sedang yang seringkali terlihat terbang rendah dan berputar-putar di atas udara kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, sebulan terakhir ini, merupakan pesawat survey, yang berangkat dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Internasional Sepinggan di Balikpapan.

Pesawat terbang rendah itu, dipastikan terpantau dari petugas menara Air Traffic Control (ATC) Bandara Temindung Samarinda, mengingat wilayah Kutai Kartanegara, yang berbatasan langsung dengan kota Samarinda.

"Dari koordinasi kita ke Air Navigation di Sepinggan, itu pesawat pegasus untuk keperluan survey pemetaan wilayah, take off dari Sepinggan," kata Kepala Bandara Temindung Samarinda, Usdek Luthermand, saat dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (25/10) sore.

Dijelaskan Usdek, pesawat tersebut merupakan pesawat lama jenis DC-3, yang memang saat ini dipergunakan untuk keperluan survey. Hanya saja, Usdek tidak tahu persis perusahaan yang menggunakan jasa survey dari udara itu.

"Itu bukan pesawat photo flight ya, melainkan untuk survey. Itu pesawat DC 3 memang bandel, spesial terbang rendah, tidak masalah karena memang spesial terbang rendah," ujar Usdek.

"Dari kita di Bandara Temindung, memonitor penerbangan pesawat yang berada di bawah ketinggian 10.000 kaki. Kalau di atas itu, menjadi domain tugas dari ATC bandara Sepinggan Balikpapan. Yang jelas, itu yang terbang sekarang ini pesawat survey," tambah Usdek.

Pesawat itu, pagi hari tadi kembali terbang rendah di kawasan kecamatan Muara Jawa, kecamatan Sangasanga dan kecamatan Samboja, di Kutai Kartanegara, sekira pukul 08.30 WITA sampai pukul 09.00 WITA. Warga kembali dibuat penasaran, lantaran suara bising dari baling-baling di sisi kiri dan kanannya.

"Pesawat aneh itu pagi-pagi tadi sudah terbang rendah lagi di atas Muara Jawa. Putar-putar, kesana kemari," kata Rahmat Alfiandi, warga Muara Jawa, kepada merdeka.com

Warga sudah menduga, pesawat yang terbang sejak pekan ketiga September 2016 lalu itu, merupakan pesawat yang digunakan untuk keperluan survey pemetaan wilayah, di Kutai Kartanegara.

"Tidak sedikit yang motret-motret. Kita bilang memang pesawat aneh, terbang rendah, beberapa kali manuver. Ya, kita duga memang untuk survey wilayah, apalagi di daerah sini kan banyak areal batubara dan migas," ungkapnya.

"Biasanya, kalau survey rata-rata cuma seminggu ya tapi ini sebulanan, pesawat yang sama. Sepertinya ini ada yang diincar lagi soal batubara atau migas, pasti tidak sedikit uang yang dikeluarkan untuk survey selama ini (sebulan)," kata warga Sangasanga, Surya Adiputra, yang dihubungi terpisah.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP