Peringati Hari Konservasi Alam Sedunia, 8 Orangutan Dilepas ke Hutan Alami Kalteng

Jumat, 2 Agustus 2019 04:04 Reporter : Saud Rosadi
Peringati Hari Konservasi Alam Sedunia, 8 Orangutan Dilepas ke Hutan Alami Kalteng Pelepasan orangutan di Hutan Alami Kalteng. ©Borneo Orangutan Survival

Merdeka.com - Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS), bekerja sama dengan BKSDA Kalimantan Tengah, Balai Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR), dan USAID LESTARI hari ini kembali melepasliarkan 8 orangutan ke habitat alaminya di hutan TNBBBR di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Pelepasliaran itu, sekaligus memperingati Hari Konservasi Alam Sedunia, yang diperingati tiap 28 Juli.

Pelepasliaran ini adalah yang kedua kalinya kami selenggarakan di TNBBBR tahun 2019 ini, sekaligus yang ke-29 secara total di provinsi Kalimantan Tengah sejak tahun 2012. Kegiatan itu merupakan lanjutan dari proses panjang rehabilitasi orangutan yang dilaksanakan Yayasan BOS di Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng.

"Delapan orangutan yang kita lepasliarkan hari ini, menambah populasi orangutan di taman nasional menjadi 128 individu," kata CEO BOS Survival Jamartin Sihite, Kamis (1/8).

Delapan individu orangutan yang terdiri dari 3 jantan dan 5 betina itu, dibawa dalam 2 kali tim pemberangkatan. Pertama, tanggal 30 Juli 2019 lalu, dan yang kedua dilakukan hari ini, melalui jalur darat dan sungai.

"Tim menempuh perjalanan panjang hingga 15 jam, di daerah aliran sungai (DAS) Hiran. Kalau sebelumnya, melalui DAS Bemban. Kami pilih di DAS Hidan, untuk memaksimalkan persebaran populasi orangutan hasil pelepasliaran," ujar Jamartin.

Kepala BKSDA Kalimantan Tengah Adib Gunawan juga menerangkan, kerjasama banyak pihak, telah berhasil merehabilitasi ratusan individu orangutan korban deforestasi hutan. "Kemudian pelepasliaran mulai 2012 lalu, ke hutan-hutan alami Kalteng," ujar Adib.

Sementara, Kepala Balai TNBBBR Wilayah Kalteng dan Kalbar Agung Nugroho menambahkan, petugas balai dan yayasan BOS, bekerja sama untuk melakukan pengamatan, dan pengamanan wilayah taman nasional. "Demi keselamatan orangutan yang sudah dilepasliarkan," kata Adib. [bal]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini