Periksa Idrus Marham, penyidik dalami pertemuan dengan tersangka suap PLTU Riau-1

Kamis, 19 Juli 2018 20:27 Reporter : Merdeka
Idrus Marham diperiksa KPK. ©2018 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Menteri Sosial, Idrus Marham, masih menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Idrus menjalani pemeriksaan sejak pagi tadi pukul 10.00 Wib.

Sampai berita ini diturunkan, Idrus belum meninggalkan gedung KPK. Penyidik meminta keterangan Idrus untuk mendalami pertemuan antara dirinya dengan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih (EMS) saat menjabat Sekjen Golkar. Pertemuan keduanya diduga berkaitan dengan kasus dugaan suap pembangunan PLTU Riau-1.

"Terhadap saksi Idrus Marham, KPK mengklarifikasi pertemuan-pertemuan bersama tersangka EMS yang diketahui atau dihadiri langsung oleh saksi," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (19/7/2018).

Idrus diperiksa di ruang pemeriksaan penyidik di lantai 2. Saat baru tiba, Idrus tak bisa datang rapat dengan Komisi IX demi menghadiri pemeriksaan di KPK.

"Jadi saya ada undangan di DPR Komisi IX. Tapi karena ada undangan dari KPK, saya harus memenuhi," kata Idrus masuk ke dalam Gedung KPK.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Eni Maulani Saragih dan pengusaha Johanes B Kotjo selaku pemilik Blackgold Naural Resources Limited sebagai tersangka. Eni diduga menerima suap sebesar Rp 4,8 miliar dari Johanes secara bertahap.

Proyek PLTU Riau-I sendiri masuk dalam proyek 35 ribu Megawatt yang rencananya bakal digarap Blackgold, PT Samantaka Batubara, PT Pembangkit Jawa-Bali, PT PLN Batubara dan China Huadian Engineering Co. Ltd [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini