Perempuan Paruh Baya Tertimpa Dekorasi Gerbang Gedung Sate Festival Bandung

Sabtu, 17 November 2018 18:02 Reporter : Aksara Bebey
Perempuan Paruh Baya Tertimpa Dekorasi Gerbang Gedung Sate Festival Bandung Gerbang dekorasi Gedung Sate Festival ambruk. ©2018 Merdeka.com/Aksara Bebey

Merdeka.com - Seorang perempuan tua terkapar saat penyelenggaraan acara bertajuk Gedung Sate Festival. Sebabnya, dia tertimpa dekorasi gerbang yang merupakan bagian dari dekorasi acara.

Diketahui, perempuan tersebut bernama Awang, warga Geger Kalong Kota Bandung. Insiden itu terjadi saat ia hendak berswafoto di lengan latar belakang gedung sate di bawah dekorasi gerbang.

Sebelum dibawa oleh mobil ambulans, Iwang mendapat perawatan. Sejumlah temannya menemani Iwang sambil mengipasi badannya. Sementara sejumlah pria diduga panitia memayunginya.

Hal itu dilakukan karena jika digotong ke tempat lain, khawatir luka yang dialaminya bertambah parah. Terlihat Iwang mengeluh sakit kepala dan di pinggang. Karena itu pula, ia terpaksa harus menunggu sekira 15 menit menunggu tim medis datang. Di sisi lain, panitia tampak sibuk membongkar dekorasi gerbang.

Salah seorang saksi, Bob (26) mengatakan peristiwa itu terjadi sekira pukul 13.00 WIB. Saat itu, ia dan temannya yang membuka stand di dekat pintu gerbang melihat dekorasi sudah bergoyang tertiup angin.

"Udah goyang-goyang. Pas si ibu lagi foro, dekorasi ya roboh menimpa si Ibu, " katanya di lokasi kejadian sambil menuturkan, Iwang tertimpa dengan posisi duduk.

Untuk diketahui, Gedung Sate Festival merupakan acara yang digagas Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat pada tanggal 16-17 November 2018 di kawasan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung.

Dalam acara tersebut, penyelenggara menghadirkan beragam hiburan musik. Beberapa artis seperti Via Vallen, Dwiki Darmawan, Ita Purnamasari, Java Jive, KSP, T-Five, The Rollies Reborn, SHE dan The Milo, memeriahkan acara ini.

Selain musik, dalam acara ini pun disajikan carnaval budaya 27 kab/kota di Jabar, Stand Expo, Exhibiton Produk Unggulan, dan beragam kuliner. Hal ini seiring tujuan yang ingin dicapai, yakni untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Selain itu, GSF juga untuk mempromosikan Jawa Barat sebagai destinasi berdaya saing di Indonesia baik regional, ASEAN dan Asia.

Terkait insiden itu, pihak panitia belum bisa dimintai keterangan. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Ida Hernida dihubungi sekitar pikul 14.15 WIB belum menjawab panggilan telepon. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. Kecelakaan
  2. Bandung
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini