Perebutan Stadion Andi Mattalatta, YOSS Gugat Pemprov Sulsel ke PTUN

Kamis, 7 November 2019 01:35 Reporter : Salviah Ika Padmasari
Perebutan Stadion Andi Mattalatta, YOSS Gugat Pemprov Sulsel ke PTUN Suporter di stadion Andi Mattalatta Makassar. ©2019 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Perebutan penguasaan Stadion Andi Mattalatta Makassar memasuki babak baru. Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) menggugat Pemprov Sulsel ke PTUN karena tidak terima hak mereka dicabut oleh KONI Sulsel atas perintah Gubernur Nurdin Abdullah.

"Selasa, 5 November 2019 kemarin kami sudah resmi ajukan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Makassar terkait SK atau izin yang dikeluarkan oleh KONI yang notabene itu terbit karena adanya surat perintah dari Pemprov Sulsel," kata Tim Hukum YOSS, Hasan saat konferensi pers di stadion, Rabu, (6/11).

Perseteruan antara YOSS dengan Pemprov Sulsel sudah berlangsung lama. Pemprov berusaha mengambil alih stadion tersebut karena menilai stadion itu merupakan aset negara. Apalagi selama ini YOSS tidak melakukan bagi hasil atas pengelolaan stadion. Langkah Pemprov Sulsel itu didukung oleh Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) wilayah VIII Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Hasan, Pemprov Sulsel telah melakukan kekeliruan. Jika bicara tentang aturan, seharusnya Pemprov Sulsel tidak melakukan pencabutan izin pengelolaan secara sepihak.

1 dari 1 halaman

MoU Andi Mattalatta dengan Pemkot Makassar

Hasan menjelaskan, ada beberapa dokumen milik YOSS terkait pengelolaan stadion yang dulu bernama Mattoangin itu. Pernah dilakukan kesepakatan dan dituangkan dalam MoU antara Pemkot Makassar yang saat itu Walikota dijabat mendiang Amiruddin Maula dengan almarhum Andi Mattalatta di tahun 2001. Andi Mattalata adalah orang yang memprakarsai pembangunan Stadion Mattoanging pada tahun 1952.

Dalam MoU itu, kata Hasan, Walikota Makassar selaku pihak pertama menyatakan, mengakui secara de facto dan de jure bahwa kepemilikan dan pengelolaan seluruh sarana dan prasarana stadion adalah milik YOSS atau keluarga almarhum Andi Mattalatta.

"Dalam kesepakatan itu juga, kedua belah pihak tidak boleh mengalihfungsikan termasuk memperjualbelikan. Sehingga benar jika pesan almarhum Andi Mattalatta bahwa dia tidak pernah berniat memiliki stadion, memberi atau mewariskan kepada anak cucu. Stadion itu tetap semata-mata untuk kepentingan masyarakat Sulsel," kata Hasan.

Sebelum memasukkan gugatan ke PTUN, Hasan mengatakan pihak YOSS telah berkali-kali lakukan pertemuan dengan Pemprov Sulsel termasuk dengan jaksa pengacara negara yang digunakan Pemprov Sulsel, namun tidak menemui jalan keluar.

"Termasuk surat keberatan yang diajukan ke Pemprov Sulsel, tidak merespon sedikit pun. Surat keberatan itu adalah syarat sebelum mengajukan gugatan ke PTUN," pungkasnya. [bal]

Baca juga:
PT LI pantau kondisi Stadion Andi Mattalata
Sadikin: saya perbaiki stadion asal dikelola PT PSM
Verifikasi: Stadion Andi Mattalatta belum layak
BTN: Stadion Mattoangin belum layak gelar uji coba Timnas U-23
PSM surati PT LI untuk verifikasi Stadion Andi Mattalatta
Jumat, manajemen PSM temui pengelola stadion

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini