Percikan api las sambar tiner, bengkel habis dilalap si jago merah

Menurut Kapolsek, kejadian tersebut bermula saat pemilik bengkel melakukan pekerjaan mengelas kerangka meja besi dan salah satu karyawannya bernama Isarsida sedang mengecat meja besi dan menuangkan minyak tiner ke dalam jerigen kecil.

Moh. Kadafi
Oleh Moh. Kadafi - Reporter
Percikan api las sambar tiner, bengkel habis dilalap si jago merah
bengkel las di denpasar dilalap api. ©2018 Merdeka.com/kadafi

Si jago merah melahap habis sebuah bengkel yang bernama Las Global Tehnik, di Jalan Adipura 2, Denpasar, pada Rabu (10/10) sekitar pukul 17.00 WITA.

Bengkel yang merupakan milik Lasimin Adi Sucipto asal Banyuwangi, Jawa Timur ini terbakar akibat kelalain kerja.

Dari data yang dihimpun, seorang saksi bernama I Wayan Alit Surata, saat itu
melihat api sudah membesar pada pukul 17.00 WITA yang pada saat kejadian saksi sedang berada di depan TKP.

Kemudian, saksi memadamkan api, namun tidak bisa dan akhirnya saksi menghubungi Sindu tetangga saksi yang kebetulan kerja di pemadam kebakaran dan selang beberapa saat pemadam datang dan langsung berusaha memadamkan api.

bengkel las di denpasar dilalap api ©2018 Merdeka.com/kadafi


Sementara Kapolsek Denpasar Barat Kompol Adnan Pandibu saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

Menurut Kapolsek, kejadian tersebut bermula saat pemilik bengkel melakukan pekerjaan mengelas kerangka meja besi dan salah satu karyawannya bernama Isarsida sedang mengecat meja besi dan menuangkan minyak tiner ke dalam jerigen kecil.

"Pada saat itulah, terjadi percikan api las dan menyambar tinner dan terjadilah kebakaran, dan akhirnya atas bantuan pemadam kebakaran api dapat dipadamkan tidak beberapa lama setelah kejadian," ucapnya.

bengkel las di denpasar dilalap api ©2018 Merdeka.com/kadafi


Kapolsek juga menjelaskan, akibat kejadian tersebut pemilik bengkel dan kariyawannya mengalami luka bakar

"Dialami oleh pemilik bengkel yang mengelas dan salah satu karyawannya yang mengecat. Namun dalam kondisi yang tidak terlalu parah. Untuk kerugian sementara ditaksir Rp 60 juta dan kita masih melakukan pengembangan," tutup Kapolsek.

Rekomendasi